Sejumlah warga juga kompak menggelar protes berkali-kali saat galian tersebut beroperasi, mengingat saat ini sudah mulai memasuki musim hujan. Namun, fenomena kucing-kucingan antara pihak galian dan warga terus terjadi hingga kini. Bahkan hari ini, Minggu (22/10/2017), berdasarkan informasi warga setempat, galian tersebut sedang beroperasi.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, Minggu sore, Kapolsek Gempol AKP R. Setia Budi mengatakan, bahwa Galian C tersebut sudah memiliki izin. “Setahu saya Galian C disitu (Desa Walahar-red) sudah memiliki izin. Tapi ini yang di mana ya? Nama PT nya apa?,”ungkapnya sambil bertanya balik pada wartawan. Dengan singkat wartawan pun menjawab pertanyaan kapolsek. “Kalau memang ada izinnya ya nama PT nya pasti sudah diketahui masyarakat luas pak,” jawab wartawan. Lalu kapolsek juga membenarkan bahwa ada protes keras dari masyarakat sekitar, karena lokasi galian berdekatan dengan sungai dan mata air. (jay/crd)
