Selan itu, ada juga Tutor Paket A Berprestasi (2); Tutor Paket B Berprestasi (1); Tutor Paket C Berprestasi (1); Tutor dan Warga Belajar Paket B (1); Tutor dan Warga Belajar Keaksaraan Fungsional (1); Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (1); Pengelola KB/TPA/SPS (1); Lembaga Kursus dan Pelatihan Mahardika (1); Lembaga Kursus dan Pelatihan Sangkuriang (1); Lembaga Kursus dan Pelatihan Mekar Sari (1); Lembaga Kursus dan Pelatihan English First (1); Pemenang Lomba Tata Kecantikan Kulit(1); Pemenang Lomba Tata Rias Pengantin (1); Pemenang Lomba Akuntansi (1); Pemenang Lomba Hantaran Apresiasi Peserta Dididk (1); Pemenang Lomba Komputer (1); Pemenang Lomba Tata Boga (1); Mentor Anugerah Prahita Ekapraya (APE) (1); Pamong Belajar SKB (1); Organisasi Sosial Berprestasi (3); Tutor Pendidikan Keaksaraan (1); serta Keluarga Sakinah Teladan (1 pasang).
Selain Piagam Penghargaan, para teladan ini juga mendapat hadiah berupa Paket Data Internet 30 GB, serta T-CASH Rp 50 ribu.
44 Tahun Usia Pernikahan, Pasutri Ini Berpredikat Keluarga Sakinah Teladan
Pasangan suami dan istri (pasutri), Lies Nurhayati dan Prasetyo asal Kota Bandung meraih penghargaan sebagai Keluarga Sakinah Teladan Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2017. Usia pernikahan pasangan ini sudah 44 tahun dan telah dianugerahi tiga orang anak dan tiga orang cucu.
Baca Juga:FPMI Jabar: Cabut Perppu Ormas, Tolak Rezim RepresifHUT RI, Kapolsek Rajapolah Gelar Turnamen Sepak Bola Antar Desa
Ditemui usai acara Pemberian Piagam Penghargaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada Masyarakat Berprestasi/Teladan Tahun 2017 di Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Rabu petang (16/8/17), Lies dan Prasetyo mengaku dari awal menikah hingga saat ini mereka berkomiten untuk menikah hanya sekali seumur hidup.
Lies mengatakan dalam pernikahan mereka memang selalu ada riak-riak atau masalah yang mendera dalam rumah tangganya. Namun, mereka selalu menyikapinya dengan bijak dan saling mengalah. “Kalau kita marah atau ada masalah, misalnya bapak (Prasetyo) sedang emosi, saya (Lies) diam. Nanti kalau dua-duanya sudah tenang kita bisa bicarakan baik-baik,” kata Lies.
“Kita gantian kalau marah. Kalau dua-duanya marah, emosi ya malah rame kan,” timbal Prasetyo.
Pasangan Keluarga Sakinah Teladan ini memang pernah menjuarai Lomba Keluarga Sakinah atau Teladan Tingkat RW, Tingkat Kelurahan, Tingkat Kecamatan, hingga Tingkat Kota Bandung. Tidak mudah mengikuti lomba ini. Menurut pengalaman Prasetyo, lomba ini melibatkan juga keluarga hingga masyarakat di sekitar rumahnya. Pihak keluarga dan tetangga pun dimintai informasi oleh pihak panitia lomba tentang Keluarga Lies dan Prasetyo.
