BK Sebut Sidak TM dan Mantan Wabub Tidak Beretika

BK Sebut Sidak TM dan Mantan Wabub Tidak Beretika
0 Komentar

BK Sebut Sidak TM dan Mantan Wabub Tidak Beretika

BEKASI – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Bekasi angkat bicara soal Inspeksi Mendadak (Sidak) anggota Komisi III, Taih Minarno (TM) bersama Mantan Wakil Bupati (Wabup), Rohim Mintareja, Senin lalu (14/8/2017) dengan mengunjungi mes mahasiswa asal Bekasi di Jogjakarta.

“Kaitan Sidak itu memang sangat disayangkan apabila tidak mengantongi surat dari lembaga DPRD. Kita mengetahui dan paham, bahwa setiap anggota DPRD memiliki fungsi pengawasan. Kapanpun, dimanapun itu boleh dilakukan,” ujar Anggota BK DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno kepada awak media di gedung DPRD, Rabu (16/8).

“Tetapi, harusnya Sidak itu (yang dilakukan TM) membawa surat resmi atau surat tugas Inspeksi Mendadak dari pimpinan DPRD. Kemudian subtansi lainnya yang aneh saat Sidaknya dengan mantan Wakil Bupati (Wabup), Rohim Mintareja,” sambungnya.

Baca Juga:Didesak Kang Jimmy, Akhirnya Atlasindo Penuhi Tuntutan MasyarakatRibuan Pelajar & Santri di Tasik Unjuk Rasa Tolak Full Day School

Terang dia, masyarakat Kabupaten Bekasi juga mengetahui secara jelas bahwa Wakil Bupati Bekasi saat ini adalah Eka Supria Atmaja. “Semua orang juga tahu atuh, Wabup sekarang itu Pak Eka Supria Atmaja. Tidak dibenarkan pula bila Sidak berdua dengan mantan Wabup,” terangnya.

Dia menghargai jika yang bersangkutan melakukan Sidak memakai lembaga resmi DPRD. “Dan saya sarankan melakukan mekanisme misalkan meminta surat tugas ke pimpinan DPRD itu boleh kok, baik itu berdasarkan hasil rapat Komisi III, atau yang bersangkutan pribadi minta surat tugasnya kepada pimpinan. Itu lebih santun dan beretika,” bebernya.

Disinggung soal sanksi apa yang akan diberikan BK, tambah Nyumarno, akan dibahas terlebih dahulu di Rapat Pimpinan DPRD. “Saya bukan bicara soal sanksi dan salah serta benar. Tapi apabila yang bersangkutan itu sendiri melakukan Sidak seperti ke mes mahasiswa di Jogjakarta, itu patut dan boleh lah namanya hak pengawasan anggota dewan kan melekat, termasuk saya sendiri,” tambahnya.

Namun, tegas dia, yang membuat masyarakat bertanya-tanya mengapa Sidak itu bersama mantan Wabup. “Yang jadi pertanyaan dan membuat rakyat bertanya-tanya itu ada apa serta kenapa, ada mantan Wabup pula. Untuk mantan Wabup, jika mau rajin dan aktif turun kemarin saja pas masih aktif jadi Wabup. Kalau sudah jadi mantan Wabup baru aktif turun ke kegiatan APBD yang hubungannya dengan Kabupaten Bekasi, ya lucu saja, ada apa ini yaa,” tegasnya.

0 Komentar