Jika ada perilaku atau tindakan yang ditenggarai melanggar hukum, laporkan dan selesaikan melalui jalan hukum. Namun, proses hukum pun juga harus diawasi bersama agar putusan hukum memenuhi rasa keadilan dan menciptakan kehidupan bermasyarakat yang sadar, hormat dan taat hukum, beber Rieke.
Rieke juga berjanji akan membantu kegiatan kewirausahaan untuk istri korban, dengan memerintahkan Tim RDP Kerja (Relawan Rieke), untuk langsung berkoordinasi dengan Ketua RT, Istri korban Siti Jubaedah, keluarga korban, serta para tetangga korban. “Kita akan upayakan kegiatan kewirausahaan buat Siti Jubaedah, bisa dengan melanjutkan usaha almarhum suaminya, atau usaha lainnya,” pungkasnya.
Tampak hadir mendampingi Rieke, Nyumarno Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Dapil VI. Selain turut berbela sungkawa, dirinya juga meminta agar permasalahan ini diusut tuntas, para pelaku harus ditemukan. Jangan sampai hal ini terulang, dan dirinya berjanji kaitan jaminan kesehatan bagi istri korban dan keluarganya, jika belum punya BPJS maka akan menjadi peserta BPJS PBI APBD, sehingga tak perlu mengiur, pemkab yang bayar. Dirinya juga berharap Pemkab turut serta datangi istri korban, berikan bentuk kepedulian yang konkret untuk keluarga korban. “Ehhh satu lagi ya, saya juga berharap penggiat-penggiat Hak Asasi Manusia juga intens dong ada kejadian seperti ini,” pungkas Nyumarno sambil berlalu.
Baca Juga:Nyumarno: Jangan Terulang Lagi, Mari Aktif Perangi Gizi BurukPeringati HUT RI, Desa Kudumulya Meriahkan Dengan Ajang Bergengsi Ini
Kehadiran 2 (dua) politisi PDI Perjuangan ini pun sempat membuat heboh warga sekitar. Tak sedikit dari kaum ibu yang berebutan untuk berfoto dengan Rieke. (iar/jar)
