Menurut Ade akan ada pengalihan rute lalu lintas Minggu nanti. Saran Ade,
hindari Jalan Diponegoro – Pusdai – Suropati – sepanjang jalan Pasopati sampai Pasteur – Supratman – Kiara Condong -Jembatan Antapani – Jendral Gatot Subroto – Pelajar Perjuangan 45 – BKR – Asia Afrika – Braga – Pasir Kaliki – Wastu Kencana – Ir. H. Djuanda dan sepanjang jalan Riau.
“Silakan warga bisa mencari alternatif jalur lain yang tidak berbenturan dengan rute lari,” katanya.
Pemilihan rute ini kata Ade, merupakan hasil kerjasama Pocari Sweat, Pemprov Jabar, dan Pemkot Bandung untuk mewujudkan sport tourism.
Baca Juga:Gubernur Jabar Raih Penghargaan Kepala Daerah Penggerak Ekonomi SyariahFASI 2017, Jaring Kalifah Terbaik Jabar ke Pentas Nasional
Sementara itu, Pratiwi Juniarsih selaku pihak penyelenggara dari PT Amerta Indah Otsuka menuturkan, setelah sukses mengadakan event yang sama tiga tahun berturut-turut, Bandung West Java Marathon 2017 kali ini diharapkan menjadi kebanggan masyarakat Jabar. “Ini adalah bentuk lomitmen kami untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya olahraga,” ucap Pratiwi.
Ia mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepolisian dan pemerintah daerah untuk kelancaran event tersebut. Sepanjang rute, pihaknya pun telah menyebar sekitar 500 orang marsyal yang akan bertugas membantu Polisi.
“Untuk kenyamanan pelari kita juga sudah sosialisasi melalui media sosial, ada dehidrasi point di 22 titik, kami juga telah koordinasi dengan 12 rumah sakit, 2 Puskesmas dan 1 Poliklinik,” jelas Pratiwi.
Event ini pun akan diramaikan oleh sembilan warga negara asing yang berasal dari Perancis, Tiongkok, Jepang, Malaysia dan Belanda. (hms/rls)
