Aher Ingin Karang Taruna Jabar Punya Garapan Jelas

Aher Ingin Karang Taruna Jabar Punya Garapan Jelas
0 Komentar

“Koperasi itu cara memeratakan pendapatan, cara memeratakan kesejahteraan. Jadi sejahtera bareng-bareng, kaya bareng-bareng itu koperasi bentuk ekonominya. Itulah ekonomi Pancasila. Mari kita ubah sekarang dan yang mengubah dan kemudian mempeloporinya adalah Karang Taruna Indonesia. Insya Allah,” ucap Aher.

Ketua Karang Taruna Jawa Barat Masa Bakti 2017-2022, Subchan Daragana dalam sambutannya mengatakan, Karang Taruna sebagai organisasi sosial-kepemudaan mempunyai tugas pembinaan generasi muda dan kesejahteraan sosial disemua lapisan masyarakat. Pembinaan ini bisa dilakukan secara terencana, sistematis, dan berkesinambungan.

Untuk itu, Subchan memiliki empat program penguatan Karang Taruna di bawah komandonya. Keempat program ini yaitu penguatan organisasi, pengembangan generasi muda, pengembangan koperasi, dan pengembangan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia berbasis data. “Penguatan standar organisasi yang memiliki standar optimal. Kami ingin menjalankan organisasi ini berstandar, punya standar ISO menjadi mimpi kami,” tutur Subchan.

Baca Juga:Niat Bunuh Diri Lompat Dari Flyover Pasupati, Pria Ini Hanya Luka-luka453 Pejabat Fungsional Pemprov Jabar Dilantik

Penguatan kedua, Subchan menjelaskan Karang Taruna Jawa Barat ingin memiliki pusat pengembangan kepemiminan dan menajemen generasi muda se-Jawa Barat. Hal tersebut Subchab berharap bisa diimplementasikan dalam Karang Taruna (KT) Institute.

“Bayangkan ada enam ribu desa, enam ribu Karang Taruna di desa dan kelurahan di Jawa Barat. Ada 38 juta warga Karang Taruna yang dititipkan Pak Gubernur kepada kita (Karang Taruna). Maka KT Institute menjadi spirit kita,” tukas Subchan.

Ketiga yaitu pengempangan Koperasi. Karang Taruna Jabar akan menjadikan koperasi sebagai motor penggerak inkubator bisnis para pemuda di Jawa Barat. Dan keempat, yaitu pemutakhiran dan pengembangan basis data yang di dalamnya ada potensi pemuda (Sumber Daya Manusia) dan Sumber Daya Alam. (hms/rls)

0 Komentar