Kontes Ternak Jabar 2017 Dorong Produktivitas Bibit Unggul Terbaik

Kontes Ternak Jabar 2017 Dorong Produktivitas Bibit Unggul Terbaik
0 Komentar

“Tahun 2017 ini kita targetkan sapi akseptor sebanyak 166.094 ekor, target bunting sebanyak 136.197 ekor dan diharapkan akan terjadi kelahiran minimal sebanyak 80.000 ekor,” jelasnya.

Selain itu, Demiz mensyukuri, data BPS pada bulan Juni 2017 Nilai Tukar Petani (NTP) Sub Sektor Peternakan meningkat 0,8% atau dari 113,76% menjadi 114,42%. Ini mengindikasikan meningkatnya kesejahteraan peternak di Jabar. “Kontribusi NTP Sub Sektor Pertanian terhadap sektor pertanian inipun mencapai 109,5% yang menunjukan bahwa peternakan berperan besar terhadap pembangunan pertanian,” ucapnya.

Pada Kontes Ternak, Panen Pedet dan Pesta Patok yang digelar dari tanggal 17 sampai 19 Juli dan diikuti oleh seluruh Kabupaten dan Kota se-Jabar ini, Kabupaten Bandung Barat meraih juara umum. Dengan menyabet sejumlah kategori yang dilombakan yaitu, Juara I kategori Sapi Potong Jantan PO Umur 24-36 Bulan, Juara I kategori Sapi Potong Betina PO Umur 18-24 Bulan, Juara III kategori Sapi Potong Jantan Sapi Pasundan Umur 48 Bulan, Juara II dan III kategori Sapi Perah Pedet Betina Umur 9-12 Bulan, Juara I, II dan III kategori Sapi Perah Dara Umur diatas 12-15 Bulan, Juara III kategori Sapi Perah Induk Laktasi Umur 3-4 Bulan. Masing-masing pemenang setiap kategori mendapatkan piagam dan uang pembinaan.

Baca Juga:‘Creative Research’, Jabar Punya 5 Komoditas UnggulanBOMA Jabar Berikan Gelar “Wadonna Pinunjul” Kepada Menteri Susi Pudjiastuti

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jabar Doddy Firman Nugraha selaku penyelenggara mengungkapkan, tujuan diadakannya Kontes Ternak, Panen Pedet dan Pesta Patok tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2017 yaitu memberikan penghargaan kepada para peternak untuk menghasilkan bibit unggul terbaik dan memotivasi serta mengapresiasi kepada para pelaku usaha agribisnis.

“Ini untuk memotivasi para pelaku bidang peternakan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan mutu daya saingnya agar mampu meraih ulang pasar domestik maupun ekspor demi meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Doddy.

Dalam kontes ternak selama 3 hari ini pihaknya juga mengadakan penilaian bagi kelompok dan pemilik ternak untuk enam komoditi yaitu sapi potong, sapi perah, domba, kambing, ayam lokal dan itik. Kemudian pelayanan kesehatan kepada ratusan ekor ternak, pameran pembangunan peternakan, lomba domba catwalk dan temu usaha dunia peternakan sebagai media dialog antar pelaku peternakan. “Kami juga menyerahkan bantuan hibah KRPL dan PUPM serta penandatanganan MoU Asuransi Usaha Ternak Sapi dengan peternak dan gerakan minum susu,” tuturnya. (hms/rls)

0 Komentar