Ketua DPRD : Soal Kabid Bangunan Negara Cuma Salah Paham
BEKASI – Maraknya pemberitaan atas Kabid Bangunan Negara Benny Sugiarto Prawiro yang diberitakan tidak kooperatif atas undangan rapat di DPRD, Ketua DPRD Sunandar ikut angkat bicara.
Ia membenarkan, pernah mengundang rapat yang bersangkutan, melalui Kepala Dinas PUPR, Adang. Undangan tersebut ditujukan kepada Kepala Dinas, dengan menghadirkan semua Kabidnya. Undangan sudah sebanyak 2 (dua) kali pada bulan Juni 2017, dan memang yang bersangkutan (Benny-Red), belum bisa hadir, ucapnya.
Sunandar mengakui, dirinya sudah dapat berkomunikasi dengan yang bersangkutan dan telah mendapat jawaban pengakuan atas ketidakhadiran Kabid Bangunan Negara tersebut.
Baca Juga:Ini Empat Koperasi di Jabar Penerima Satyalancana WirakaryaDELVIN: Pemkot Harus Tindak Tegas Tower Nakal
Melalui Sunandar, Benny mengatakan, untuk undangan yang pertama dirinya tidak tahu ada undangan rapat dan tidak dapat surat tugas untuk hadir rapat di DPRD, sedangkan untuk undangan rapat yang kedua Benny mengaku sedang ada kegiatan dinas ke lapangan yang memang sudah diagendakan jauh hari dan tidak bisa ditinggalkan.
Dari pengakuan Sunandar, dirinya juga telah meminta kepada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bekasi melalui Sekdin BKPPD Hanif Zulkifli untuk membuka record absensi finger print kehadiran kerja yang bersangkutan (Benny-Red), hasilnya dinilai cukup bagus.
“Sepanjang Mei 2017, tercatat 95% bahwa yang bersangkutan hadir. Kemudian di bulan berikutnya (Juni 2017-red), sedikit mengalami penurunan, yakni sebesar 90% tingkat kehadirannya. Sedangkan bulan Juli ini, Benny tercatat masuk dalam dua hari di awal Juli ini, karena egektif kerja memang juga baru dua hari,” terang Sunandar.
Menurutnya, Kabid Bangunan Negara Benny Sugiarto Prawiro saat beberapa kali pertemuan dengan dirinya juga mengaku siap jika diundang rapat-rapat Komisi ataupun panggilan dari pimpinan DPRD, sepanjang tidak bertabrakkan dengan kinerjanya.
“Benny mengaku sedang sibuk percepatan pelaksanaan lelang bangunan negara dalam bulan ini. Sehingga harus kerja maksimal menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan lelang bangunan negara, pembangunan di Kabupaten Bekasi berjalan sesuai perencanaan dan agar serapan anggaran maksimal,” bebernya.
“Jadi pemberitaan awal yang sempat muncul Benny susah ditemui, pernyataan dari Wakil Ketua DPRD, itu hanya miss komunikasi saja. Beliau juga sudah bisa bertemu dengan Benny dan dapat berkomunikasi dengan baik,” pungkasnya.
