“Saya lebih setuju Dedi Mulyadi berpasangan dengan Netty dari pada dengan Desi Ratnasari. Makanya saya berharap agar nanti di Pilgub antara Golkar, PKB dan PKS bisa berkoalisi. Pokoknya jangan kwatir, ketika saya sudah naik jadi sekretaris DPW PKB, saya sendiri yang akan memperjuangkan dan menghantarkan Kang Dedi ke DPP PKB untuk mengambil rekomendasi,” kata Kang Jimmy.
Di tempat yang sama, Dedi Mulyadi juga menyampaikan, jika sampai saat ini ia mengaku masih merasa enjoy atau santai dalam menghadapi perhelatan Pilgub Jawa Barat. Sehingga sampai saat ini ia masih terus fokus melaksanakan pembangunan di Purwakarta.
“Saya blusukan ke masyarakat bukan hanya pada saat ini saja, bukan hanya pada saat masa akhir jabatan saya sebagai Bupati Purwakarta. Melainkan semenjak masih menjadi Wakil Bupati Purwakarta pun saya sudah blusukan. Turun langsung dan menerima semua keluhan masyarakat yang datang ke rumah dinas,” katanya.
Baca Juga:HUT Bhayangkara, Polsek Babakan Santuni Anak YatimBupati Cirebon Lemah Janji, Warga Perbaiki Jeglugan Sewu dari Puing Musholla
Sementara ketika berbicara Jawa Barat, sambung Dedi, ia mengaku memiliki beberapa keinginan yang selama ini ada dalam pikirannya. Yaitu dimana Dedi ingin membangun semua desa di Jawa Barat menjadi desa mandiri yang tidak terlalu ketergantungan terhadap APBD.
“Ke depan masyarakat Jawa Barat itu tidak boleh makan raskin lagi. Ke depan di setiap desa itu harus ada dokter dan bidan desa. Sehingga kalau masyarakat mau berobat tidak perlu jauh-jauh ke rumah sakit. Ke depan setiap desa itu harus punya investasi minimal 1 miliar di bank, sehingga tidak ketergantungan kepada APBD. Anggarannya sudah saya hitung, karena program ini sedang saya lakukan di Purwakarta. Insya Allah setiap desa di Purwakarta ke depan punya investasi 2 miliar di bank,” tandasnya. (adk)
