Urai Kemacetan Nagreg, Infrastruktur Harus Diselesaikan

Urai Kemacetan Nagreg, Infrastruktur Harus Diselesaikan
0 Komentar

Manajemen traffic ini diperlukan untuk kondisi situasional, seperti arus mudik dan balik Lebaran. Karena untuk hari-hari biasa di jalur Selatan, seperti dari Nagreg sampai Gentong relatif lancar. Manajemen traffic seperti penerapan jalan satu arah ketika kepadatan terjadi, efektif mengurai kemacetan dan kepadatan kendaraan.

“Nah, selain pelebaran jalan untuk solusi jangka panjang juga bisa Tol Cigatas. Izin dan proyeknya harus masuk ke rencana nasional. Kita sudah memasukan Cigatas ke rencana nasional tinggal di nasional diterapkan nanti baru jalan (proses pembangunan),” ungkap Aher.

Aher juga menjelaskan kepadatan saat Lebaran terjadi karena ada beberapa aktivitas warga secara bersamaan. Jalur Selatan merupakan jalur bagi pemudik pada saat arus mudik dan balik. Pada saat yang sama jalur ini juga menjadi jalur utama menuju tempat-tempat wisata di daerah Garut, Tasikmalaya, hingga Pangandaran.

Baca Juga:Dua Bocah Ditemukan Bersimbah Darah Di Aliran Sungai Ciloseh, Satu TewasPolisi Tembak Mati Pelaku Penikaman Terhadap 2 Anggota Brimob

“Yang wisata dan mudik itu bareng-bareng. Bahkan yang wisata itu tidak hanya orang Jawa Barat, orang dari luar Jawa Barat juga wisata ke Jawa Barat. Perlu diingat tahun 2016 yang lalu, wisatawan dalam negeri non-Jawa Barat yang masuk ke Jawa Barat itu 58 juta, melebihi jumlah penduduk Jawa Barat,” ujar Aher.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan masalah di Nagreg. Namun, Budi menambahkan ada masalah lain dimana pihaknya tidak bisa mengontrol secara langsung. Hal ini menjadi penyebab lain dari kepadatan yang selalu terjadi di jalur Selatan.

“Bus tidak ber-sticker, yang kedua adalah sepeda motor yang berlebihan dari jarak jauh. Yang ketiga, himbauan kita yang bus yang beroperasi. Supaya itu bisa menjadi perhatian kita bersama khususnya Polri,” kata Budi.

“Sehingga ada penindakkan bus yang tidak ber-sticker. Himbauan terhadap motor dan himbauan terhadap truk kalau dia (pengemudi truk) itu melalui tempat-tempat yang tidak pada mestinya dan saat itu membuat macet,” lanjutnya.

Namun demikian, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku secara umum arus mudik Lebaran 2017 ini lancar. Permasalahan yang terjadi tahun lalu ada di dua tempat, yaitu jalur Gentong-Nagreg dan jalur pertemuan antara Tol Cipularang dan Cipali menuju Cikampek.

0 Komentar