Aher berharap, tidak ada alasan lagi bagi masyarakat untuk tidak membayar pajak kendaraan terlebih pemerintah sudah menyediakan layanan aplikasi yang sangat mudah. “Harapannya tentu masyarakat tidak ada alasan lagi untuk tidak bayar pajak. Saya yakin masyarakat yang sadar akan pembangunan dan NKRI pasti akan bayar pajak. Yang jelas ini membuat masyarakat menjadi sangat praktis dan perlu dicatat ini adalah baru pertama kalinya di Indonesia yaitu di Jabar,” pungkas Aher.
Kadirlantas Polda Jabar Kombes Pol Tomex Kurniawan menuturkan, saat ini di Jawa Barat tercatat ada 14 Juta pemilik kendaraan bermotor. Dari jumlah tersebut baru 70 persen atau 4 juta lebih masih belum melakukan pembayaran pajak.
“Dari catatan kami ada 14 Juta kendaraan bermotor dan baru 70 persen yang memenuhi kewajibannya, artinya ada 4 juta lebih yang berpotensi sebenarnya bisa kita raih untuk meningkatkan pembangunan di Jabar pada sektor pajak kendaraan,” tuturnya. Ia pun berharap program ini bisa berjalan lancar. “Masyarakat diberi kemudahan akses tempat dan waktu untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor kapanpun dimanapun dalam situasi apapun,” ujarnya.
Baca Juga:Tak Mau Kalah Oleh Incumbent, Kadinkes Kab Cirebon Daftar Bacabup PDIPDaftar Lewat PDIP, Sunjaya Malah Diwarning 18 PAC
“Kami laporkan bahwa e-Samsat sudah menjadi ikon yang luar biasa bagi Jawa Barat jadi dan ini adalah interaksi antara masyarakat dan petugas sudah benar-benar dikurangi dan akan menghilangkan praktek pungli,” tambah Tomex Kurniawan. (jp/adv)
