JAKARTA – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menerima penghargaan Kepala Daerah Inspiratif Sindo Weekly Government Award 2017, di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (03/04/2017) malam.
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher)Â mengaku dirinya bersyukur atas pencapaian yang diraih olehnya secara pribadi, dan diraih Provinsi Jawa Barat pada umumnya. Namun Ia menuturkan bahwa dirinya bekerja dengan program-program yang dijalankannya demi tujuan kemaslahatan masyarakat. Penghargaan yang diraih merupakan bonus.
“Ya bersyukur, saya menjalankan program kan tidak ditujukan untuk menerima penghargaan, tapi kalau kemudian ketika mendapat penghargaan saya berterima kasih, mudah- mudahan ini penghargaan semacam pendahuluan dari penghargaan sesungguhnya dari Tuhan Yang Maha Kuasa Allah SWT,” Ungkap Aher.
Baca Juga:Jabar – Australia Selatan Implementasikan Kerjasama Sister ProvinceDr Zakir Naik Sebut Aher Pemimpin Islami
Selain itu pada tingkat Pemerintah Provinsi, Jawa Barat juga meraih penghargaan Sindo Weekly Government Awars 2017 pada bidang pariwisata.
Terkait penghargaan di bidang pariwisata tersebut, Aher mengaku bahwa dirinya tidak merasa kaget karena Jawa Barat meski masih kalah oleh Bali dalam hal kunjungan wisatawan luar negeri, tapi untuk wisatawan dalam negeri, atau domestik Jawa Barat lah yang cukup tinggi tingkat kunjungannya.
Tercatat tahun 2016 kemarin kata Aher, Jawa Barat berhasil membukukan wisatawan dalam negeri, atau domestik sebanyak 58 juta orang, lebih banyak dari pada penduduk Jawa baratnya sendiri yakni 47 juta orang.
“Kemudian pada saat yang sama kami punya pariwisata yang menarik baik wisata pantai, laut, perkebunan, wisata sejarah, wisata ziarah, kuliner, belanja dan sebagainya kami kumplit, terakhir kami punya wisata baru Ciletuh -Pelabuhan Ratu Geopark. Sekarang sedang didaftarkan ke UNESCO untuk menjadi UNESCO global Geopark,” Imbuh Gubernur.
Pemimpin Redaksi SINDO Weekly Nevy A. Hetharia mengatakan penilaian terhadap kepala daerah berprestasi dan inspiratif dilakukan oleh tim Redaksi SINDO Weekly bersama berbagai pihak.
Kepala Daerah terpilih dinilai dari keberhasilannya menjadi “change leader” atau pemimpin yang membawa perubahan, yang mampu melakukan improvisasi dengan sangat cepat meski dengan berbagai keterbatasan yang ada. Hal tersebut menunjukan kemampuan kepala daerah dalam melahirkan inovasi dan kreativitas tinggi dalam kapasitasnya sebagai pemimpin.
