Aher Ingin OJK Buka Cabang Di Jabar Selatan

Aher Ingin OJK Buka Cabang Di Jabar Selatan
0 Komentar

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengharapkan agar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuka Kantor Regional cabang di kawasan Jabar bagian selatan.

Ditemui usai meresmikan gedung baru Kantor Regional 2 OJK Jabar di Jalan Ir. H. Djuanda Nomor 152 Bandung, Jumat (10/03/2017), Aher mengatakan, alasan dibukanya Kantor Regional OJK di kawasan Jabar selatan karena memiliki daerah yang luas dan potensi yang besar dalam mengawasi industri keuangan, melakukan edukasi keuangan kepada masyarakat dan mempermudah akses keuangan bagi mereka yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan nelayan.

“Saya menyambut baik kalau ada ide dibuat Kantor Regional OJK baru di kawasan selatan Jabar karena daerahnya luas, potensinya tinggi agar industri jasa keuangan makin sehat dan mampu menghadirkan pertumbuhan ekonomi dengan baik,” harapnya.

Baca Juga:Aher: PWI Jabar Harus Kokoh Jadi Pilar Keempat Demokrasi“Jurnalisme Tabayyun” Antarkan Gubernur Aher Raih Pena Emas Dari PWI Pusat

Hal tersebut menurutnya akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. “Tentu saja dampaknya kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kalaupun tidak membuka Kantor Regional OJK di kawasan Jabar selatan, Aher meminta agar OJK lebih intensif melayani masyarakat di pelosok. Seperti dengan memanfaatkan teknologi informasi yang saat ini dapat dengan mudah diakses masyarakat atau bekerjasama dengan lembaga yang ada seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Untuk melayani masyarakat dipelosok tentu ada banyak cara, manfaatkan IT atau bekerjasama dengan lembaga seperti BUMDes,” tuturnya.

Dengan diresmikannya gedung baru Kantor Regional 2 OJK Jabar yang merupakan kantor regional pertama di Indonesia yang dimiliki OJK, Aher juga mengharapkan akan berdampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Jabar.

Selain melakukan pengawasan dan bimbingan, OJK juga harus melakukan dorongan untuk hadirnya sebuah mata rantai perekonomian dari hulu ke hilir secara sehat.

“Mudah-mudahan dengan kantor baru semangat lebih menggebu untuk melayani masyarakat Jabar dalam hal edukasi keuangan, pengawasan industri keuangan, bimbingan dan tentunya industri ini ada di hilir yang diminati banyak orang,” ungkapnya.

OJK Jabar juga tidak berhenti hanya memikirkan sehatnya saja jasa keuangan di lapangan atau tidak lagi adanya jasa keuangan bodong, tetapi disaat yang sama jasa keuangan tersebut harus diatur dengan baik agar antara denyut ekonomi di sektor hulu, tengah hingga hilir berjalan baik.

0 Komentar