Dirinya berharap, usai menyaksikan debat kandidat, masyarakat dapat tergerak untuk datang ke TPS pada saat hari pencoblosan, yakni pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang dan memilih pasangan calon yang akan memimpin Kabupaten Bekasi selama 5 tahun ke depan dengan sepenuh hati.
Sementara itu, Komisioner KPU Kabupaten Bekasi Divisi Keuangan Umum dan Logistik, Zaki Hilmi mengatakan, debat kandidat hanya dilakukan satu kali saja, dan masih belum mengetahui stasiun TV mana yang akan dipakai. “Debat publik ini hanya satu kali. Hanya saja, kita belum mengetahui stasiun TV mana yang akan menyiarkannya karena saat ini masih dalam tahap proses lelang,” katanya.
Menurutnya, dengan minimnya anggaran yang diturunkan oleh pemerintah daerah ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bekasi, menjadi penyebab pelaksanaan debat kandidat hanya satu kali. Padahal, rencana awal debat kandidat itu akan dilakukan sebanyak tiga kali. (fjr)
