CIREBON – Menanggulangi hal yang membuat miss komunikasi antar perbatasan. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cirebon menggelar rapat tahunan yaitu rapat koordinasi terkait dengan peningkatan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di wilayah perbatasan Kabupaten Cirebon tahun 2016 disalah satu hotel di wilayah Kedawung Kabupaten Cirebon, Selasa (27/12/2016) malam.
Rapat koordinasi Satpol PP Kabupaten Cirebon dengan Satpol PP perbatasan yang berlangsung tiga hari melibatkan Satpol PP wilayah III Cirebon diantaranya Kota Cirebon, Kabupaten Kuningan, Majalengka dan Indramayu serta Kabupaten Brebes Jawa Tengah.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Cirebon dalam hal ini diwakilkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Yayat Ruhiyat membuka rapat tersebut secara resmi. Dalam pemaparannya Yayat menuturkan, pentingnya koordinasi antar perbatasan karena sedikitnya masalah akan terpecah dengan sendirinya. “Sebagai contoh dengan permasalahan gelandangan, pengemis dan orang gila. Gelandangan tersebut terazia diwilayah Kabupaten Cirebon namun setelah ditelusuri ternyata orang gila tersebut adalah warga Kabupaten Brebes. Nah ini fungsi dari rapat koordinasi antar perbatasan ini jangan sampai permasalahan penemuan hal semacam ini saling lempar,” katanya.
Baca Juga:Mayat Siapa? Dia Mengapung Di Kali Dekat Kampung NamboTutup Tahun 2016, Sunjaya Cek Progres Pembangunan Di Kabupaten Cirebon
Dikatakan Yayat, ada beberapa hal yang perlu di sinergiskan dalam suatu rapat ini. Dengan banyaknya gelandangan dan pengemis supaya tidak dibuang dan punya rasa manusiawi dirinya menekankan perlu adanya sinergis antar perbatasan. “Kita kaji bersama-sama faktor gelandangan dan pengemis itu kebanyakan faktor dari ekonomi dan ujungnya masalah sosial. Dan masalah sosial ini perlu kita sikapi bersama. Maka dari itu kita sama-sama mencegah keamanan dan ketertiban umum terutama diwilayah masing-masing dan saling berkoordinasi supaya kita sinergis antar perbatasan ini,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut turut hadir Direktur Pol PP Linmas, Dirjen Bina ADM Kewilayahan Kemendagri Asadulah menuturkan dirinya ingin memberikan penguatan-penguatan khususnya untuk Satpol PP. “Kita ini sudah 71 tahun merdeka, jadi seperti apa yang dicontohkan pak Sekda terhadap penanganan PGOT, penanganan psikotik jalanan dan penegakan perda. Nah jangan sampai kita sudah 71 tahun ini merdeka masih ada pengemis yang ditangkap di Cirebon lalu dibuang di Brebes atau ditangkap di Brebes dibuang ke Kuningan, nah yang kita perlukan dalam pertemuan Rakor ini adalah sinergis Satpol PP antar perbatasan,” katanya.
