CIREBON – Massa yang tergabung dalam Aliansi Cirebon Bersih melakukan istighosah dalam rangka meminta kepada sang pencipta agar Kabupaten Cirebon terbebas dari berbagai permasalahan. Tetapi tiba-tiba dalam perjalanan istighosah massa yang diduga bayaran dari Bupati Cirebon menyulut api kericuhan. Alhasil kericuhan pun tidak dapat dihindari.
Koordinator lapangan Aliansi Cirebon Bersih, Dudi Setiawan mengatakan aksi istighosah yang dilakukannya ini adalah aksi berdoa karena aksi-aksi sebelumnya sudah ia lakukan. “Istighosah ini adalah salah satu upaya kita meminta kepada Allah SWT, karena dengan upaya kita sebagai manusia tidak bisa, maka dari itu kami lakukan istighosah di depan kantor Bupati Cirebon sebagai upaya kita meminta atas izin Allah untuk kembalikan Kabupaten Cirebon menjadi lebih baik, “kata Dudi dihadapan awak media, Senin (28/11/2016).
Dikatakan Dudi, kenapa istighosah ia lakukan didepan Kantor Bupati, karena aku dia, muaranya sendiri ada disini (Kantor Bupati.red) yaitu pemimpin Kabupaten Cirebon saat ini yaitu Bupati Sunjaya Purwadisastra agar bisa memimpin Kabupaten Cirebon lebih baik lagi. “Kita sedang melakukan doa untuk Kabupaten Cirebon lebih baik lagi tiba-tiba dari belakang massa bayaran Bupati Sunjaya melempari batu kearah kita. Saya kurang baik apa, petisi sedang saya bacakan tiba-tiba suruh berhenti saya turutin, simbol-simbol diambilin oleh mereka kita biarkan saja, kita mengalah saja, kita mengalah tapi kekalahan kami ini tertunda dan kekalahan kita suatu saat akan terbukti dan masyarakat pasti lebih masif lagi kalau sudah dibeginikan, “ungkapnya.
Baca Juga:Istighosah Di Kantor Bupati Cirebon Berujung BentrokBawaslu: Kampanye Terselubung 22 Camat Tak Penuhi Unsur
Lebih lanjut disampaikan Dudi, ini benar-benar sudah kekerasan dan lebih-lebih dari penistaan agama, karena dalam acara istighosah dilempari batu. “Ya masa kita sedang istighosah terus dilempar batu, ini sungguh keterlaluan dan ini sudah benar-benar masuk dalam penistaan agama. Dimana-mana banyak isu penistaan agama, kali ini kita menyaksikan sendiri penistaan agama ini diKabupaten Cirebon,” kata Dudi. Dikatakan lebih lanjut, dalam aksi istighosah ini massa tidak ada kepentingan apapun hanya ingin Kabupaten Cirebon ini lebih baik. “Kami tidak ada kepentingan apapun dan ini murni pergerakan dari hati kami sendiri, bisa dilihat tidak ada yang bayar kami, kami murni ingin kembalikan Kabupaten Cirebon menjadi lebih baik lagi, “tegasnya.
