Kaji Kampung Keputihan, Disbudparpora Butuh Pamong Budaya

Kaji Kampung Keputihan, Disbudparpora Butuh Pamong Budaya
0 Komentar

Lebih jauh disampaikan Hartono, karena belum sepenuhnya diakui, maka dirinya belum bisa melakukan banyak hal untuk kampung Keputihan tersebut. “Kami belum bisa menyentuh 100 persen disana bentuk rumah dan adat istiadatnya tetapi ada berbagai ritual juga belum kami fasilitasi untuk tetap dilestarikan. Juga memang karena keterbatasan di SDM kami yang Pamong budaya dikami sudah tidak ada maka kami sedang mengusulkan ke Pemerintah daerah untuk merekrut Pamong budaya yang tujuannya adalah untuk melestarikan budaya-budaya lokal yang ada di Kabupaten Cirebon, “ungkapnya.

“Selain Kampung Keputihan diKabupaten Cirebon tidak ada lagi yang memiliki nilai-nilai budaya dan adat istiadatnya seperti Kampung Keputihan itu sendiri. Bisa dikatakan Kota Cirebon memiliki benda-benda dan kami Kabupaten Cirebon memiliki Kampung Keputihan, “tukasnya. (gfr)

0 Komentar