Poin berikutnya yang juga perlu mendapatkan perhatian dan antisipasi menurutnya yakni, potensi gangguan Kamtibmas, seperti aksi teror, sabotase, kejahatan berkadar ancaman tinggi, tawuran antar kelompok warga, kebut- kebutan atau balapan liar, penyalahgunaan narkoba dan pesta miras, juga petasan yang dapat memicu kebakaran, dan sweeping tempat hiburan yang dilakukan oleh pihak yang tidak berwenang.
Kemudian, terkait antisipasi kelangkaan BBM dan barang kebutuhan pokok, Deddy, yang saat ini juga bertugas sebagai Plh Gubernur Jawa Barat, mengimbau kepada instansi terkait, untuk menjamin pasokan serta keamanan dan kelancaran dalam pendistribusian kebutuhan pokok tersebut. Sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran, dan masyarakat bisa mendapatkannya dengan mudah dan terjangkau.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat Bambang Waskito berharap, pengamanan tahun ini akan lebih baik dalam memberikan keamanan, dan kenyamanan pada masyarakat. Maka mengakomodir hal tersebut, Polda Jabar menyiapkan konsep Pengamanan operasi terpusat dengan sandi ‘Operasi RAMADNIYA 2016’.
Baca Juga:Pemkab Cirebon Siapkan Rp 140 Miliar untuk Gaji 13 dan 14 PNSHari Ke-4 Ramadhan, Lumba-lumba Ompong Terdampar di Pantai Cirebon
Merupakan pengganti sandi ‘Operasi Ketupat’ yang selama ini telah familiar di telinga masyarakat. Operasi ini akan dilaksanakan selama 16 hari mulai 30 Juni-15 Juli 2016, dengan melibatkan sebanyak 20.107 personil Polda Jabar. Dengan back up pula dari personil Mabes Polri, TNI, instansi terkait, dan juga masyarakat.
“Dalam pelaksanaan operasi ini, sasaran yang hendak dicapai adalah terwujudnya Kamtibmas yang kondusif, serta terlaksananya keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Sehingga akan berkurangnya angka pelanggaran, kemacetan, kecelakaan dan korban meninggal dunia,” Tutur Kapolda.
Sementara Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Hadi Prasojo menuntut keseriusan dalam pelaksanaan tugas Operasi Ramadniya 2016 ini. Menurutnya, inilah momen untuk beribadah, mengabdikan diri kepada masyarakat dengan ketulusan, dan kerja keras, tugas ini harus dijalankan dengan sebaik- baiknya.
“Kami ada 11.885 personil untuk pasukan yang kita persiapkan sepenuhnya untuk kegiatan ini agar pelaksanaannya bisa aman, lancar, dan para pemudik sampai tujuan sehat wal’ afiat,” ujar dia.
Hadir pada Rakor Lintas Sektoral ini Kapolda Jawa Barat, Panglima KODAM III/ Siliwangi, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Kajati dan Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat, KASGARTAP II/Bandung, ASOPS Kodam III/Siliwangi, dan para Komandan Kesatuan TNI.
