Entah itu sungai menjadi dangkal, dan juga mengganggu jalannya air. Yang dahulu tidak ada bangunan liar, dengan adanya bangunan liar menjadi penghambat. “Pasti bangunan liar yang diatas sepadan sungai itu akan kita tertibkan, tetapi tidak begitu cepat karena kita juga butuh waktu dalam artian pendekatan terlebih dahulu, memberikan sosialisasi dampak dan akibat bangunan liar tersebut,” jelasnya.
Ade menambahkan, pihaknya tidak bisa mentargetkan kapan bangunan liar itu bisa ditertibkan. Karena menurut dia, yang punya program itu BBWSCC. “Yang penting katanya bulan Juni atau Juli program itu sudah berjalan. Berarti kita butuh waktu 3 bulan untuk menyelesaikan itu semua,” katanya. (gfr)
