Untuk itu, Pihaknya meminta agar PDAM Tirta Bhagasasi segera melakukan perbaikkan management. “Kalau PDAM Tirta Bhagasasi mau menjadi perusahaan yang mandiri dan jadi perusahaan daerah yang besar, maka mereka harus berbenah, jangan lagi ada titip-titipan dari pejabat dan pihak manapun serta jauhkan KKN dari managemen perusahaan,” tukas Solihin. Sebelumnya diberitakan, PDAM Tirta Bhagasasi membuka lowongan untuk posisi karyawan di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu, sekitar bulan Agustus 2015 lalu. Namun, hingga kini proses seleksi belum juga dilaksanakan oleh jajaran direksi.
Kepala Kepagawaian PDAM Tirta Bhagasasi pada saat itu, Bambang Kuswandi membenarkan, bahwa adanya penerimaan karyawan sekitar bulan Agustus lalu. “Waktu saya masih di sana, menang ada pembukaan lowongan, tapi sampai saya dimutasi belum ada seleksi, yang saya tahu sampai sekarang juga belum ada seleksi,” kata pria yang saat ini menjabat sebagai Kepala Cabang PDAM Tirta Bhagasasi Wisma Asri, Bekasi Utara.
Dirinya mengungkapkan, jika pada saat ia masih menjabat di kepagawaian, telah mengajukan kepada direksi untuk segera melakukan proses seleksi disebabkan sudah banyak lamaran yang masuk. “Sekitar 200 lebih lamaran sudah masuk saat itu, saya sudan bilang coba dilaksanakan seleksi, tapi belum ada tanggapan,” imbuhnya.
Baca Juga:Anggota TNI Kena Tilang dalam Operasi SimpatikAkhirnya, Stadion Pakansari Bogor Diresmikan
Sementara Kepala Kepegawaian (SDM) PDAM Tirta Bhagasasi saat ini, Abdurahman tidak ingin berkomentar banyak ketika ditanyakan proses seleksi yang tak kunjung dilaksanakan. “Iya benar, pembukaan lowongan sudah lama sebelum saya menjabat. Hingga saat ini belum ada proses seleksi,” katanya saat dikonfirmasi. Mengenai kabar adanya karyawan baru yang tidak melalui proses seleksi, dirinya langsung mengalihkan pembicaraan. “Saya masih baru, jadi belum tahu apa-apa,” tutupnya. (fjr)
