BANDUNG – Dua anggota polisi ditembak oleh seorang bandit di wilayah Caringin Bandung. Penembakan terjadi saat kedua anggota polisi itu tengah mengapit bandit tersebut, saat melakukan pengembangan atas kasus curanmor.
Saat berjalan meninggalkan TKP hendak menuju mobil, dalam posisi diapit, si bandit tiba-tiba merebut pistol seorang anggota polisi yang mengapitnya. Detik kemudian, si bandit memberondong dua petugas polisi itu dengan senpi yang direbutnya secara membabi buta. Kedua anggota polisi pun terluka. Namun dalam keadaan terluka, seorang anggota polisi masih bisa melesutkan peluru senpinya hingga merubuhkan dan menghentikan aksi si bandit.
“Pelaku merupakan tersangka kasus curanmor, bernama Ujang alias Enye. Sedangkan dua anggota yang terluka adalah Bripka Meki. Brigadir Mardiansyah. Pelaku menembak secara membabi buta dan mengenai bagian paha dan kaki sebelah kanan Bripka Meki. Brigadir Mardiansyah juga tertembak bagian perut bawah sebelah kiri,” ujar Kasubaghumas Polrestabes Bandung Kompol Reny Marthaliana.
Baca Juga:Ultah, SMPN 2 Gebang Gelar Kejuaran Futsal antar SD se-Kecamatan Gebang dan BabakanOperasi Cipkon, Aparat Temukan Puluhan Liter Miras di Ruko Kosong
Insiden tak terduga tersebut terjadi di Gang Caringin, Kota Bandung, sekitar pukul 15.00 WIB, Sabtu (5/3/2016). Kedua anggota polisi yang terluka merupakan Timsus Polsek Bandung Kidul. “Kronologisnya, saat itu polisi menangkap Ujang berkaitan perkara curanmor. Kanitreskrim Polsek Bandung Kidul AKP Aris Manape memimpin langsung penangkapan Ujang,” lanjut Reny.
Aris bersama lima anggotanya Aiptu Agus Cik, Bripka Riki, Bripka Meki, Brigadir Mardiansyah dan Brigadir Dewo. “Setelah menangkap pelaku (Ujang), Timsus melakukan pengembangan lantaran keterangan pelaku menyebut kendaraan barang bukti ada di rumah kakaknya. Dua anggota Timsus, Bripka Meki dan Brigadir Mardiansyah, menggandeng pelaku menuju rumah kakaknya. Tetapi rumah kakaknya tersangka itu kosong,” tambah Reny.
Setelah itu, sambung dia, anggota Timsus Polsek Bandung Kidul menggiring Ujang untuk menuju ke mobil. Namun tak disangka, Ujang berontak dan melawan petugas. “Pelaku mengambil senjata milik Brigadir Mardiansyah. Lalu menambi Bripka Meki dan Brigadir Mardiansyah. Mengingat sudah membahayakan, Bripka Meki menembak pelaku,” tutur Reny.
Brigadir Meki saat ini mendapat penanganan medis di RS Sartika Asih. Sementara Brigadir Mardiansyah dirujuk ke RS Santosa. Sementara pelaku kondisinya kritis di RS Sartika Asih.
