BEKASI – Jelang Pilkada 2017 Kabupaten DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi di kejutkan atas kedatangan dan pendaftaran dalam penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bekasi ketua DPC PKB Kabupaten Bekasi, Abdul Kholik.
Kedatangan pria yang akrab disapa Iik ini tentu saja sontak mengagetkan para pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi dan para kader PDI Perjuangan lainnya. Pasalnya, selain membawa para kader, para pengurus DPC PKB Kabupaten Bekasi dan Pengurus Cabang Nadhlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi , Iik membawa misi, panggil tugas yang diminta para kyai NU dan kader – kader Nahdiyin yang tidak boleh meninggalkan jihad politik‎.
Dengan pendaftaran Iik melalui penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati ini, maka DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi mempunyai delapan bakal calon yang akan dilaporkan ke DPD dan DPP PDI Perjuangan untuk diseleksi dan ditentukan langsung untuk mendapatkan rekomendasi Calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada 2017 nanti. Kehadirannya itu diterima oleh sejumlah pengurus partai termasuk Ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi, Meilina Kartika Kadir, di Kantor DPC PDI Perjuangan yang terletak di Jalan Tarum Barat Kalimalang, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.
Baca Juga:Kebetulankah? 3 Kepala Daerah Top Ngumpul di Balai Kota DKISK Kadisdukcapil Kini Langsung Dari Mendagri
Diakui Iik, kalau langkah yang diambilnya ini merupakan dukungan dari semua pihak termasuk PAC dan juga Pengurus Cabang Nadhlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi.
“Tentunya ini panggilan tugas, karena saya diminta kyai NU dan kader – kader Nahdiyin tidak boleh meninggalkan jihad politik,” ucap pri yang juga menjabat sebagai anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi ini kepada Jabar Publisher.
Kata pria kelahiran Kampung Tanah Baru, Desa Karang Baru, Kecamatan Cikarang Utara ini, dirinya mempersilahkan kader lain yang memang ingin direkomendasikan oleh PKB dan NU. “Saya tidak dalam posisi ambisi pribadi, tetapi apabila nanti diperjalanan kyai NU, kader Nahdiyin menganggap ada yang terbaik silahkan ganti saya,” tegasnya.
Dijelaskannya, momentum Pilkada 2017 serentak ini merupakan tonggak perjuangan untuk partai guna merubah nasib masyarakat Kabupaten Bekasi. Namun, saat disinggung mengapa memilih PDIP, dirinya mengaku kalau PKB selalu dekat komunikasi politiknya dengan PDI Perjuangan. “Saya kira, karena kedekatan hati aja ya, kita diam – diam tapi sebenarnya hebat, semangatnya totalitas,” ungkap Iik sambil semangat dan tersenyum.
