Untuk mengantisipasinya, pihaknya pun mengaku sudah melakukan beberapa persiapan, diantaranya dengan mememberikan pelatihan kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Bekasi agar menjadi tenaga kerja yang terampil dan handal.
“MEA adalah babak baru perkembangan ekonomi di Asia Tenggara. Maka, Kadin suka atau tidak suka harus masuk ke dalam pusaran ekonomi itu dan harus siap bersaing dalam ruang yang kompetitif. Bahkan, peningkatakan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemberdayaan ekonomi UKM harus terus digenjot. Ini memang bukan tanggung jawab kita, tapi Negara. Namun kita harus turut terlibat,” pungkas Obing. (fjr)
