Andre mencari celah agar dapat mengambil barang-barang di rumah Farel. Dia sempat menunggu korban tidur, tetapi ternyata Farel tidak terjadi. “Terus kepergok. Karena ketahuan, saya dorong, saya cekik dengan tangan kiri, tapi korban melawan. Tangan kanan saya digigit sampai robek,” sambung Andre.
Pelaku sempat mengancam korban dengan pisau dapur dan meminta Farel memberitahu di mana letak orangtuanya menaruh uang. Korban hanya memberitahu ada ponsel di rumahnya. Kemudian, setelah diacak-acak pelaku menemukan emas. Pisau itu, ujar Andre, awalnya hanya buat menakuti. Namun karena korban teriak dan membuat pelaku panik, maka dia ditusuk. “Saya lihat dia sudah terkapar di kamar mandi. Kemudian saya kabur lewat plafon yang tadi saya masuk,” imbuh Andre.
Andre mengaku hingga kini masih terus dibayangi wajah Farel. Dia merasa kasihan, tetapi saat itu dia seperti dirasuki setan. Andre pun hanya bisa menyesali perbuatannya di balik jeruji besi. Sedangkan istrinya terpaksa harus menanti hari persalinan tanpa kehadiran Andre. (vvn/bay)
