Tidak lama, Wiwik kemudian mendapatkan pekerjaan sebagai PRT di rumah korban di Perumahan Kebon Jeruk, Jakbar. Setelah masuk, Wiwik berpura-pur menjalankan pekerjaannya sebagai pembantu.
“Setelah pembantu ini masuk, dia memetakan situasi dan kondisi di dalam rumah, sambil melihat-lihat di mana korban menaruh barang berharganya,” tuturnya.
Total ada 5 pelaku yang melakukan aksi perampokan di rumah mewah di Perumahan Kebon Jeruk, Jakbar pada 26 November 2015 lalu. Empat ditangkap sementara satu lainnya yakni tersangka Wiwik belum tertangkap. (dtc/bay)
