Fakta Mengagetkan Tentang Pramugari yang Tak Banyak Terkuak

Fakta Mengagetkan Tentang Pramugari yang Tak Banyak Terkuak
0 Komentar

Tugas ketiga, yakni Paramedical. Seorang pramugari juga harus memiliki basic ilmu kedokteran. Tugas yang sangat vital sebagai juru rawat udara ini mengharuskan pramugari siaga setiap waktu. Karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi saat terbang. Untuk itu diperlukan kemampuan pramugari yang bisa melakukan langkah-langkah medis, misalnya saat penumpang terserang penyakit jantung, asma, mabuk udara, kejang-kejang sampai membantu persalinan.
Nah, tugas berikutnya adalah pramugari sebagai ‘Hostress’ atau Tuan Rumah. Jika diibaratkan,
penumpang adalah tamu, pramugari adalah tuan rumah dan pesawat adalah rumahnya. Tugas pramugari adalah menyediakan segala kebutuhan tamu sesempurna mungkin. Menyediakan makanan sampai memasukkan barang bawaan ke dalam bagasi pesawat. Tak jarang pramugari pun harus kena marah bahkan dipecat hanya karena melakukan sebuah kesalahan kecil saat melayani ‘tamunya’.
Berhadapan dengan aneka ragam karakter penumpang yang naik ke pesawat, tentunya menjadikan banyak fenomena di dalam pesawat. Ada penumpang yang diam, banyak maunya, nakal, dan tipikal penumpang yang suka menggoda. Sekalipun kesal mereka harus tetap ramah dan menegur dengan halus penumpang-penumpang semacam itu. Tetap tersenyum meski dalam keadaan underpesure (dibawah tekanan).
Selain empat tugas pokok di atas, ada beberapa fakta lain di balik propesi pramugari yang
mungkin belum kita ketahui. Saat bertugas berkeliling dunia, mereka jauh dari keluarga.
Sejatinya, dalam hati mereka bersedih memikirkan keluarga yang ditinggalkan. Karena hampir semua waktunya mereka curahkan di pesawat. Mereka juga berharap ada di posisi penumpang. Bersandar bersama orang-orang tercinta untuk berlibur.
Berbicara libur panjang seperti Libur Lebaran dan tahun baru misalnya, pramugari tak memiliki waktu seluang waktu libur pada profesi lainnya. Untuk seorang pramugari Muslim, mereka bahkan tak tahu kapan masuk waktu shalat, mereka tak tahu kemana arah kiblat, terkadang mereka juga bertayamum agar bisa melaksanakan ibadah saat bertugas merangkap musafir.
Seorang pramugari juga tidak dibayar selagi pintu pesawat masih terbuka, mereka harus bersaing
ketat mengalahkan ratusan calon pramugari lainnya usai menempuh pelatihan yang melelahkan. Dari karakteristik fisik, pramugari wajib memiliki wajah yang menarik, perawakan semampai, tinggi yang proporsional, dan standar-standar lain, disamping attitude yang bagus.

0 Komentar