“Industri keuangan syariah itu baru 3 persen. Ini potensi besar jadi mau tidak mau harus didorong. Dalam paket kebijakan ekonomi jilid V ini, kami keluarkan terobosan untuk perbankan syariah dengan boleh jualan di jaringan induknya dan juga termasuk produk itu sepanjang produk standar,” jelas Muliaman, beberapa waktu lalu, dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang bertemakan soal Masterplan Sektor Jasa Keuangan Indonesia dan Perkembangan Sektor Perbankan Paska Kebijakan Stimulus OJK, di Bandung.
Dalam hal ini, papar Mauliaman, pihaknya telah mengajukan surat kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar konsolidasi bank BUMN dipercepat. “Kalau kecil-kecil tidak banyak yang bisa dilakukan. Kalau kecil tidak bisa beli ini. Kalau besar ada yang bisa dilakukan. Apalagi dengan ada penyertaan modal negara (PMN) banyak bisa dilakukan dengan modla besar. Ini memang jadi PR. Konsolidasi bank-bank ini jadi satu, membuat banyak hal perlu dibicarakan,” katanya. (bayu hidayah)
