Pasca Tragedi Mina, 225 Jamaah Haji Hilang, Mayoritas Asal Jawa Barat

Pasca Tragedi Mina, 225 Jamaah Haji Hilang, Mayoritas Asal Jawa Barat
0 Komentar

PASCA tragedi Mina yang mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia, Kamis (24/9) lalu, sebagian jamaah haji asal Kabupaten Bandung dilaporkan belum kembali ke tendanya. Kasi Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Bandung Asep Sopandi mengatakan,‎ jamaah haji tersebut dari kloter 61 (campuran dari berbagai daerah di Jabar), sepeti Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Ciamis dan Banjar.

“Sebagian besar kloter itu dari KBIH Persatuan Islam yang jamaahnya dari berbagai kabupaten kota di Jawa Barat. Informasi resmi yang kami terima dari ketua kloter, memang sebagian jemaah belum pulang ke tenda,” kata Asep, Sabtu (26/9). Asep menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu penyebab belum pulangnya sebagian jamaah ini, bisa saja tersesat atau sedang beristirahat di suatu tempat. ‎”Kami baru menerima laporan bahwa sebagian jemaah berangkat pada waktu Dzuhur saat terjadinya insiden, semoga saja semuanya selamat,” ungkapnya.

Pihaknya pun masih mendata dan mencarijamaahnya di tanah suci yang belum jelas keberadaanya. “Semua keterlambatan harap dimaklumi karena situasi di Tanah Suci sedang dalam kondisi puncak keramaian dan mobilitas tinggi pada rangkaian ibadah haji,” jelasnya.

Baca Juga:Muradi : Pemimpin Bandung Haus PublikasiUsai Rampok dan Bacok Temannya, Rian Ditembak Polisi

Sementara itu dari sumber lainnya mengungkapkan, ada 255 jamaah haji Indonesia hilang sejak tragedi Mina, Kamis (24/9) pagi. Hingga Jumat (25/9), menurut laporan Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah Arsyad Hidayat, para jamaah haji Indonesia tersebut masih dalam pencarian karena belum kembali ke kloternya.

Para jamaah haji Indonesia yang dilaporkan hilang berasal embarkasi Jakarta – Bekasi/Jawa Barat (JKS061) sebanyak 192 orang, Surabaya (SUB048) 19 orang, dan Batam (BTH014) sebanyak 14. Dilaporkan, masuk dalam embarkasi Jakarta Bekasi merupakan kloter 61 yang berasal dari Kabupaten Bandung. Dalam kloter ini, ada 192 jamaah haji hilang.

Sementara Ketiga kloter ini adalah jamaah haji Indonesia yang tinggal di Mina Jadid. Mereka menempati tenda di Maktab 1 (BTH 14), 2 (SUB 48), dan 7 (JKS 61). Arsyad mengatakan, jamaah haji yang meninggal dalam tragedi Mina sebanyak 3 orang. Sedangkan korban luka sebanyak 6 orang. Para korban luka masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi.

“Kami telah menghubungi para keluarga korban. Sebagai wakil dari pemerintah, kami menyampaikan turut prihatin dan berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya para jamaah haji korban peristiwa Mina tahun 1436H/2015M,” ujar Arsyad dalam jumpa pers di Kantor Daker Makkah terkait Arab Saudi, Jumat (25/9/2015), seperti dilansir kemenag.go.id. (red/tim)

0 Komentar