382 Tahun, Karawang Terus Berbenah

382 Tahun, Karawang Terus Berbenah
0 Komentar

Bidang Ekonomi Kerakyatan

Pengembangan ekonomi kerakyatan merupakan bidang yang paling berat untuk dapat mendongkrak hasil pembangunan. Bidang ini berkaitan dengan : (1) pembangunan sektor pertanian dalam rangka meningkatkan pendapatan dan nilai tambah serta menjaga ketahanan pangan dengan sistem agribisnis; (2) peningkatan pemerataan dan pertumbuhan ekonomi; dan (3) peningkatan kegiatan produksi sektor-sektor perekonomian daerah yang berbasis sumberdaya lokal. Capaian kinerja dari upaya pengembangan ekonomi yang telah dilaksanakan tersebut diantaranya dapat terlihat melalui, Laju Pertumbuhan Ekonomi yang cukup stabil, yaitu sebesar7,87 persen; peningkatan PDRB per kapita atas dasar harga konstan, menjadi 13.109.640 rupiah; peningkatan PDRB atas dasar harga konstan, menjadi 29,498juta rupiah; kemampuan daya beli masyarakat yang didekati dengan kebutuhan standar minimal untuk dapat hidup layak (purchasing power parity-ppp) mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, yaitu sebesar 641,70 per kapita dan peningkatan ketahanan pangan, daya saing, diversifikasi, produktivitas, dan nilai tambah produk pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan kehutanan.

“Luas panen padi sawah seluas 195.285 hektar.Produksi padi sawah sebesar 1,481 juta ton Gabah Kering Panen (GKP).Produktivitas padi sawah meningkat nyata, yaitu sebesar 76,05kuintal per hektar.Luas panen padi gogo seluas 3,2 ribu hektar.Produksi padi gogo sebesar 13.200 ton gkp.Produktivitas padi gogo sebesar 42,83 kuintal per hektar.Produksi palawija sebesar 12.700 ton,” jelas Cellica.

Produktivitas palawija sebesar 51,13 kuintal per hektar.Jamur merang dengan jumlah produksi 4,7 ribu ton dengan  produktivitas 2,30 kuintal per kubung per panen.Potensi produksi di sektor perikanan cukup menggembirakan baik perikanan budidaya maupun perikanan tangkap.  Pada tahun 2014produksi perikanan tangkap sebesar 8,77 ribu ton, sedangkan  produksi perikanan budidaya sebesar 41,2 ribu ton dan produk olahan hasil perikanan seperti pindang sebesar 28,4 ribu ton, ikan asin sebesar 3,95 ribu ton, terasi sebesar 285 ribu ton dan krupuk sebesar 1.2 ribu ton.Potensi produksi di sektor peternakan digambarkan dalam data daging, telur dan susu yang dihasilkan, dimana produksi daging di Kabupaten Karawang pada tahun 2014 sebesar 9,12 ribu ton, produksi telur sebesar 4,02 ribu ton, sedangkan produksi sususebesar 40 ton.Jumlah populasi ternak besar sebanyak 10,1 ribu ekor, ternak kecil 3.756 ribu ekor dan unggas sebanyak 14.1 ribu ekor. (bayu hidayah)

0 Komentar