“Dalam konteks pembangunan daerah, Kabupaten Karawang pun menunjukkan adanya perkembangan yang cukup positif di berbagai bidang. Hal ini sejalan dengan penetapan visi Kabupaten Karawang, yang telah menjadi fondasi utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Melalui visi ‘Karawang Sejahtera Berbasis Pembangunan Berkeadilan Dilandasi Iman dan Taqwa’, arah kebijakan umum daerah difokuskan kepada bidang-bidang yang menjadi prioritas pembangunan daerah,” kata Cellica.
Bidang Pendidikan
Orang nomor satu di Pemkab Karawang itu pun kemudian memaparkan terkait bidang pendidikan. Kebijakan pendidikan di Kabupaten Karawang dilaksanakan dengan 3 pilar kebijakan pendidikan nasional yaitu (1) pemerataan dan perluasan akses; (2) peningkatan mutu relevansi dan daya saing; serta (3) tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik. Pencapaian kinerja bidang pendidikan tahun 2014, antara lain: Pelaksanakan pembangunan unit sekolah & rehabilitasi ruang kelas sebanyak 1.239 lokal, yang terdiri dari SD/MI sebanyak 357 lokal, SMP/MTs sebanyak 194 lokal, dan SMA/MA/SMK sebanyak 158 lokal; kualitas guru dan hasil didik ditindak lanjuti dengan peningkatan mutu didik dan hasi didik. Angka lulus sekolah pada tahun 2014 sebanyak 95.701 siswa.Persentase kelulusan ujian dari SD/MI pada tahun 2014 sebesar 100 persen, SMP/MTs sebesar 100 persen, dan SMA/SMK/MA sebesar 100 Persen.Persentase angka putus sekolah pada tahun 2014 untuk jenjang SD/MI sebesar 0,01 persen, SMP/MTs sebesar 0,2 persen dan SMA/SMK/MA sebesar 0,47 persen.Persentase sekolah yang terakreditasi untuk tingkat SD/MI sebesar 92,29 persen, SMP/MTs sebesar 77,84 persen serta SMAdan Sederajat 91,42 persen.Jumlah guru SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA pada tahun 2014 sebanyak 20.148 orang.Jumlah guru yang telah berijazah S1 pada tahun 2014 sebanyak 17.069 guru, dan yang sudah tersertifikasi sebanyak 9.930 guru dan yang belum tersertifikasi sebanyak 7.139 guru.
“Selanjutnya, pada jenjang pendidikan non formal diselenggarakan paket A, B dan C sampai dengan tahun 2014 paket A setara SD sebanyak 3.034 warga belajar, paket B setara SMP sebanyak 17.515 warga belajar dan paket C setara SMA sebanyak 10.765 warga belajar.Jumlah PKBM sebanyak 65 unit, jumlah PKBM yang mempunyai nomor lembaga sebanyak 47 unit, jumlah lembaga kursus dan pelatihan sebanyak 56 dan jumlah tutor sebanyak 510 orang,” paparnya.
