Buat Pemudik, Ini Jimat Untuk Melintas di Tol Cipali

Buat Pemudik, Ini Jimat Untuk Melintas di Tol Cipali
0 Komentar

INI perlu kita lakukan. Bagi anda yang hendak mudik dan menggunakan jalur Tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Untuk keselamatan dunia dan kebaikan di dunia akherat. Saat mudik, tempatkan diri kita sebagai musafir. Kata Rosulullah dalam hadis riwayat imam Bukhori, safar adalah separuh siksa di dunia. Karena ibadah menjadi “kacau” apalagi sholat.

Untuk itu, ada beberapa hal yang mesti dilakukan agar perjalanan kita menjadi suatu berkah dan mendatangkan pahala.

1. Dirikanlah solat sunat dua rakaat sebelum keluar rumah. Smg Allah permudahkan segala urusan.

Baca Juga:Jatuh ke Jurang dengan Motornya, Pria Ini Hanya Patah KakiTruk Elpiji Terguling, Jalur Cirebon-Kuningan Putus Sesaat

“Tidaklah seseorang meninggalkan sesuatu bagi keluarganya yang lebih baik dari 2 rakaat yang dilakukan di sisi mereka ketika berniat untuk bermusafir”
(H.R. Imam Thobroni)

2. Safar di hari kamis atau selainnya. Sebisa mungkin hindari hari jumat agar tidak mengganggu sholat jumat.

“Rasulullah SAW berangkat ke Perang Tabuk pada Khamis. Rasulullah menyukai memulai perjalanannya pada Khamis.”
(H.R. Imam Bukhari)

3. Meminta izin dan mengucapkan selamat tinggal kepada keluarga.

“Apabila seseorang dari kamu akan bermusafir , hendaklah meminta izin kepada saudara-saudaranya, sebab sesungguhnya Allah menjadikan kebaikan pada doa mereka.”
(Diambil dari kitab al-Azkar Imam Nawawi)

4. Hendaknya memulai perjalanan pada malam hari. Karena malam hari lebih tenang dan pendek waktunya.
Dan sedikit waktu sholat fardhu.

“Berjalanlah pada waktu malam karena bumi dijadikan lebih pendek pada waktu malam.” (HR Imam Abu Daud)

5. Hendaknya bermusafir dengan membawa teman. Kalau lebih dari 3 orang, sunah untuk melantik ketua bagi perjalanan tersebut.

Baca Juga:Dessy Bunga, Curhat Lewat Single AnyarnyaDua Hari Arus Mudik, Delapan Kecelakaan Terjadi di Tol Cipali

“Jika manusia mengetahui bahaya bermusafir sendirian sebagaimana aku ketahui, tentu mereka enggan bermusafir sendirian.”
(H.R. Imam Bukhari)

6. Membaca doa sebelum bermusafir, baik doa naik kendaraan dan doa ketika memasuki suatu kawasan atau tempat orang.

Seorang lelaki berkata (kepada Rasulullah), wahai Rasulullah, saya akan memulai perjalanan (musafir), jadi berikanlah nasihat kepada saya. Nabi berkata: hendaklah engkau bertakwa kepada Allah dan bertakbir setiap kali melewati (melalui) tempat yang tinggi. Selepas lelaki itu pergi, Nabi s.a.w berdoa, “Ya Allah, dekatkanlah jarak perjalanannya dan mudahkan perjalanannya.”

0 Komentar