Ini Kronologis Berikut Ciri-Ciri Rampok Penggasak Uang Bos Beras di Mundu Rp560 Juta

Ini Kronologis Berikut Ciri-Ciri Rampok Penggasak Uang Bos Beras di Mundu Rp560 Juta
0 Komentar

“Yang masuk ke sini empat orang. Tapi di dalam mobil masih ada orang. Entah berapa orang di dalam mobil. Yang jelas waktu yang empat orang itu ke sini, mobil terus menyala dan ada sopirnya,” tambah H. Pandi.

Empat orang kawanan rampok yang menyatroninya, kata H. Pandi, semuanya tidak menggunakan topeng. H. Pandi pun sempat mengenali ciri-ciri dua pelaku. “Yang satu, yang menodong saya, dan mengancam menggunakan bahasa Cirebon, orangnya kurus, berkulit agak hitam dan menggunakan ikat kepala. Sedangkan yang satu lagi, yang menghantamkan linggis ke anak saya, cirinya bertubuh agak gemuk, berambut lurus,” kata H. Pandi.

Dihubungi secara terpisah, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Slistyo Basuki, kepada Jabar Publisher, mengatakan, kasus itu masih dalam proses penyelidikan. “Kami masih melakukan penyelidikan,” ujarnya singkat.

Baca Juga:PNS Bakesbangpol Ditest UrinePolisi Kesulitan Ungkap Perampok Bos Beras, Nopol Avanza Rampok Tak Terdaftar di Samsat

Sekedar mengulas, bos beras di Desa Suci Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon, Minggu (5/7), disatroni kawanan rampok bersenpi. Uang tunai sebesar Rp560 juta raib digasak. Aksi perampokan terjadi sesaat setelah berbuka puasa.

Informasi yang dihimpun Jabar Publisher di lokasi menyebutkan, dalam aksi itu kawanan rampok sempat menodongkan pistol kepada korban, H. Pandi, juragan beras di Desa Suci. Saat itu, korban bersama pekerjanya tengah berada di gudang berasnya yang tak  jauh dari rumahnya. (baca: Bos Beras Dirampok Kawanan Bersenpi, Uang Rp560 Juta Digasak)

“Mereka langsung masuk ke dalam gudang. Salah satu diantaranya menodongkan pistol ke saya. Yang masuk ke dalam berjumlah empat orang. Semuanya membawa senjata. Ada yang bawa pistol, parang dan linggis,” ujar korban.

Setelah menodong, kawanan rampok mengobrak-abrik seisi gudang termasuk lemari dan laci yang ada di lokasi. Berhasil mendapatkan uang tunai sebesar Rp560 juta, kawanan rampok itu langsung langsung kabur menggunakan mobil Avanza berwarna hitam nopol E 315 (baca: Polisi Kesulitan Ungkap Perampok Bos Beras, Nopol Avanza Rampok Tak Terdaftar di Samsat). (crd)

0 Komentar