Masjid Para Wali di Karawang Memiliki Banyak Keajaiban

Masjid Para Wali di Karawang Memiliki Banyak Keajaiban
0 Komentar

“Karena setelah kami abarkan tidak ada yang mengakui, ya sudah uang itu diserahkan kepada si ibu itu,” ujar seorang petugas Masjid Agung Karawang.

Cerita di atas hanya sebagian kecil dari keajaiban yang ada di Masjid Agung Karawang. Jika mundur mengulas sejarah, Masjid Agung Karawang didirikan oleh Syech Hasanudin atau Syech Mursahadatillah atau Syech Quro Karawang atau Syech Qurotul’ain pada tahun 1340 Saka atau tahun 1418 Masehi atau sekitar pada abad ke – 15.

Pada awalnya Masjid Agung Karawang ini merupakan sebuah pondok pesantren yang bernama Pesantren Quro dan sekaligus Mushola kecil untuk tempat mengaji dan sholat 5 waktu bagi para Santrinya termasuk Nyi Subang Larang dan para Warga Karawang. Masjid Agung Karawang berbentuk bangunan Joglo bertiang utama (soko guru) yang memiliki empat tiang utama, bentuk atap Limas bersusun Tiga yang melambangkan : Iman, Islam dan Ihsan.

Baca Juga:Pasar Onderdil di Cirebon KebakaranSurat Cinta Lebay Bocah Kelas 3 SD Hebohkan Facebook

Di Masjid Agung Karawang ini terjadi peristiwa bersejarah yaitu peristiwa pernikahan antara Nyi Subang Larang putrinya Ki Gedeng Tapa Muara Jati Cirebon dengan putra mahkota kerajaan Pajajaran putra dari Prabu Angga Larang  yang bernama Raden Pamanah Rasa. Pernikahan antara Nyi Subang Larang dengan Raden Pamanah Rasa berlangsung pada tahun 1344 Saka atau tahun 1422 Masehi, dan sebagai penghulunya pada waktu itu adalah Syech Hasanudin atau Syech Quro Karawang. (bayu**)

0 Komentar