Polda Jabar akan Usut Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Khafidz

Polda Jabar akan Usut Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Khafidz
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono
0 Komentar

Sementara itu, dalam penanganan kasus itu, keluarga korban kecelakaan maut itu mengaku tak nyaman saat membuat berita acara pemeriksaan (BAP) di kantor polisi. Keluarga merasa mendapat intimidasi terkait sebuah sepeda motor milik polisi patroli dan pengawalan (patwal) yang menabrak Hafidz, hingga tewas pada 31 Mei 2015.

Nadya Jannah Aflaha mengungkapkan ketidaknyamanannya di sosial media Twitter. Seperti dilansir metrotvnews.com, perempuan berusia 18 tahun itu merupakan kakak korban yang menjadi saksi tabrakan maut tersebut.

“Kenapa polisi yang menginterogasi gue sok tau banget. Jawaban gue dibantah terus. Mau buat gue goyah? Sorry gak bakal terpengaruh pak! :):),” tulis pemilik akun NJAflaha, Kamis (4/6).

Baca Juga:Ramadhan, Tempat Hiburan Malam di Cirebon TutupAher: Ganti Rugi Waduk Jatigede Naik Jadi Rp800 M

Saat kejadian, Nadya mengendarai sepeda motornya melintasi Jalan Tuparev. Posisinya berada di belakang sepeda motor yang dikendarai ibunya, Hanifah, yang membonceng Hafidz dan Taufik Eriawan. Saat memberikan keterangan pada BAP kemarin, Nadya merasa ada yang janggal. Tiap kali ia menyampaikan keterangan, setiap kali itu pula penyidik membantah apa yang dirinya sampaikan.

Nadya mencontohkan saat dirinya menyebutkan sang ibu jatuh ke arah kanan. Tapi penyidik malah berulang kali menegaskan ibunya jatuh ke arah kiri. “Dia seperti mengarahkan agar saya mengakui kejadian tersebut adalah kecelakaan tunggal,” ungkap Nadya kepada Metrotvnews.com melalui sambungan telepon.

Nadya pun merasa dipojokkan. Namun ia tetap mempertahankan keterangannya selama pembuatan BAP yang berlangsung mulai 09.00 hingga 18.00 WIB itu di Unit Laka Lantas Polres Cirebon. “Saya sempat marah. Sebenarnya bapak ada di tempat kejadian nggak? Kok terus bantah keterangan saya,” kisah Nadya.

Bahkan, polisi mengatakan keterangan itu didapat dari para saksi. Jelas, Nadya kesal. Ia pun menumpahkan kekesalannya di akun Twitter. Terkait dengan kejadian itu, tak satupun pihak Polresta Cirebon yang bersedia berkomentar. Seorang petugas di Unit Laka Lantas pun menghindar saat didekati juru warta. (red)

0 Komentar