BANDUNG – Polda Jabar akan mengusut tuntas kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan, Khafid Khoril Anwar (7), bocah warga Desa Setuwetan, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon. Khafid menghembuskan nafas terakhirnya setelah koma 4 jam, dalam penanganan tim medis RS Gunung Djati Cirebon. Sebelumnya, Khafid yang dibonceng ibunya, Hanifah (40), terlibat kecelakaan lalu lintas dengan sepeda motor patwal polisi di Cirebon.
Kabid Humas Polda Jawa Barat (Jabar), Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, mengatakan, pihaknya akan mengusut tuntas kasus tersebut. “Tidak benar adanya upaya memaksakan keterangan bahwa kejadian tersebut merupakan kecelakaan tunggal,” ujar Sulistyo melalui pesan singkatnya kepada wartawan, seperti dirilis Tribunjabar.co.id.
Dikatakan Sulistyo, penyidik unit Laka Satlantas Polres Cirebon Kota telah menangani kasus tersebut dan sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait dengan peristiwa nahas tersebut. “Kita jamin, kasus itu akan diusut tuntas,” katanya.
Baca Juga:Ramadhan, Tempat Hiburan Malam di Cirebon TutupAher: Ganti Rugi Waduk Jatigede Naik Jadi Rp800 M
Seperti dirilis Metrotvnews.com sebelumnya, insiden itu terjadi pada hari Minggu, 31 Mei 2015. Saat itu, Khafid bersama sepupunya Taufik Riawan (9), yang dibonceng Hanifah (40, ibu Khafid), pulang dari salah satu mall di Kota Cirebon. Mereka pun beriringan dengan Nadya Janah Aflaha (18), kakak Hafid, yang mengunakan sepeda motor lain.
Kedua motor itu kemudian melintasi Jalan Tuparev, Cirebon. Namun di jalan tersebut, mereka berhadapan dengan kepadatan kendaraan. Dalam situasi demikian, tiba-tiba sebuah sepeda motor milik Patwal Polisi datang dari arah berlawanan. Sirine berbunyi, kendaraan di sekitarnya pun memberikan jalan pada patwal.
Hanifah juga memberi jalan. Tapi, kendaraan patwal itu malah menabrak sepeda motor Hanifah. Perempuan itu beserta Hafidz dan Taufik terlempar ke aspal. Mereka mengalami luka. Sedangkan kendaraan patwal itu berlalu.
Warga pun lantas melarikan korban ke RS Gunung Jati. Tim medis berusaha menyelamatkan korban. Taufik dan Hanifah masih dalam perawatan hingga berita ini dimuat. Sementara Hafidz mengalami luka parah. Ia koma. Empat jam dalam penanganan medis, Hafidz menghembuskan napas terakhirnya.
