CIREBON – Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, meminta agar investor yang akan membangun mini zoo atau apapun namanya di kawasan wisata Plangon agar menaati aturan. Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Yoga Setiawan. Menurutnya, investor untuk wisata Plangon itu diminta untuk tidak melakukan pembangunan sebelum mengantongi izin persetujuan bangunan gedung (PBG).
Sebab, jika mengacu ada aturan, pemerataan atau pemadatan lahan sudah bagian dari pembangunan. Sehingga, DPRD Kabupaten Cirebon menilai apa yang tengah dilakukan pihak PT Sumber Wisata Plangon untuk wisata Plangon berupa pemadatan lahan dan akses jalan perlu dihentikan sebelum mengantongi perizinan.
Yoga sangat mendukung investor menanamkan modal di Kabupaten Cirebon. Lantaran hal itu akan mendatangkan PAD dan sangat menguntungkan dari segi bisnis. Namun, tetap saja proses perizinan harus ditempuh sesuai dengan prosedur yang resmi.
“Saya mendukung penuh investor manapun yang akan menanamkan modal di Kabupaten Cirebon. Tapi tolong, proses perizinan ditempuh sesuai mekanisme. Jangan sampai menabrak-nabrak aturan dan beralasan sedang proses izin tapi pembangunan sudah berjalan,” ungkapnya, Rabu 1 Mei 2024.
Yoga juga meminta, supaya Pemkab Cirebon tidak mempersulit proses perizinan. Baik di tingkat bawah hingga terbitnya nanti di bagian PBG DPUTR Kabupaten Cirebon. Jadi aku Yoga, dinas-dinas teknis atau pun dinas terkait jangan sampai menghambat. Artinya sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja, bahwa regulasi-regulasi aturan memang sekarang harus di pangkas.
“Kalau Pemkab sudah mempermudah, tinggal investor segera menyiapkan semua persyaratan untuk segera menempuh perizinan. Tapi ada kalanya, izin sedang diproses dan PBG belum keluar tapi investor sudah memulai pembangunan. Ini yang salah,” tegasnya lagi. (adv)