Home » Bekasi » Pentingnya Sertifikasi & Kompetensi Bagi Kalangan HRD

Pentingnya Sertifikasi & Kompetensi Bagi Kalangan HRD

BEKASI – LSP MSDMKI memiliki tanggungjawab untuk memelihara, mengembangkan dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, khususnya para pengelola SDM. Hal itu dikatakan Direktur LSP MSDMKI, Irwan Raharja, usai menghadiri kegiatan Dialog Interaktif Nasional (Dinas) 2019, di Ballroom Sukamdani Hotel Sahid Lippo Cikarang, Jl. MH Thamrin, Kec. Cikarang Selatan, Kab. Bekasi, Rabu (26/06/2019).

Irwan mengakui, kondisi aktual di lapangan banyak sekali para pengelola SDM (Human Resource/HR, red) belum memahami mengenai kompetensi yang mereka miliki dan butuhkan untuk saat ini maupun yang akan datang.

“Dalam kegiatan Dialog Interaktif Nasional (Dinas) 2019 ini, kita coba menggugah memberikan pandangan kepada rekan-rekan kita agar memahami fungsi tugas sebagai pengelola SDM,” ujar Irwan.

Selain itu, pihaknya berharap, mereka sebagai pengelola SDM tentunya harus kompeten dahulu, sehingga mereka bisa mengkompetenkan sumber daya manusia lainnya dalam sebuah organisasi.

Dirinya juga mengakui, dari sisi kesadaran Human Resource/HR (pengelola SDM, red) dirasa masih kurang. Maka dari itu, dalam kegiatan tersebut bertemakan “Rethinking of HR Existence Global Competitive Era”.

“Untuk itu kita perlu menyadarkan rekan-rekan kita lepas dari lingkungan ekaternal, apalagi kita ada MEA, Anti Globalisasi, Industri 4.0, Otomatisasi, Digitalisasi, dan lainnya. Tentunya penyesuaian kebutuhan pengelolaan SDM juga perlu re-orientasi, mau menuju kemana, arahnya bagaimana,” imbuh Irwan.

Kemudian, penyesuaian-penyesuaian apa yang dilakukan sebagai pengelola SDM dengan kondisi eksternal yang terjadi saat ini dan kita bisa memprediksi kira-kira 10-20 tahun kedepan seperti apa. “Jadi sudah kita persiapkan dari sekarang,” ucapnya.

Lebih lanjut Irwan menjelaskan, selaku pengelola SDM bisa meningkatkan daya saing produktivitas sumber daya manusia pada umumnya. Sehingga, secara berbangsa dan bernegara mampu bersaing dengan negara-negara lain yang notabene dari tahun lalu pun kita memang sudah berhadapan dengan itu.

Sementara itu, Ketua Umum Human Assosiate Capitol Indonesia, Djarot Dwi Parijan menambahkan, pihaknya mendorong perusahaan di Kabupaten Bekasi melakukan kompetensi sertifikasi bagi pegawai di bidang Human Resource.

Dikatakan Djarot, perlindungan SDM sangat penting untuk menghadapi era digital saat ini. Sehingga, kepemilikan kompetensi sertifikasi di kalangan HRD sangat dibutuhkan supaya memiliki kesamaan sertifikasi pola yang dimiliki oleh pekerja di Indonesia.

“Masih banyaknya perusahaan yang belum melakukan sertifikasi kompetensi bagi kalangan HRD sangat diperlukan adanya kesadaran dari tiap-tiap perusahaan,” bebernya.

Bahkan, dirinya menyebut lebih dari 5.000 perusahaan yang sudah memiliki kompetensi bagi HRD-nya hanya sebanyak 5,01 persen.

Dari beberapa perusahaan yang dijumpai, lanjut Djarot, ada beberapa kendala dari pengelola SDM yang enggan membiayai sumber daya manusianya secara individual untuk memiliki sertifikasi kompetensi. Padahal, manfaatnya cukup banyak sehingga pihaknya membuka para praktisi atau para pengelola SDM untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang berada di bawah naungan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). (fjr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*