CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon mulai melakukan transformasi fundamental dalam budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Langkah ini bukan sekadar perubahan rutinitas, melainkan upaya strategis dalam mendorong efisiensi energi, penghematan anggaran, hingga peningkatan kualitas kesehatan publik di wilayah Kota Udang.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut konkret atas Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI Nomor 800.1.5/3349/SJ yang dipertegas melalui Surat Edaran Wali Kota Cirebon Nomor 000.8/7/ORG/2026. Dalam regulasi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon memperkenalkan pola kerja hibrida melalui skema Work From Home (WFH) yang terukur setiap hari Jumat, serta kewajiban penggunaan transportasi ramah lingkungan setiap hari Kamis.
Kamis Tanpa BBM: Dari Lari Pagi hingga Bersepeda
Pantauan di lapangan pada Kamis (9/4/2026) menunjukkan pemandangan berbeda di sepanjang jalan protokol Kota Cirebon. Sejumlah pejabat teras, anggota legislatif, hingga staf pemerintahan tampak meninggalkan kendaraan pribadi mereka. Sebagai gantinya, mereka memilih berjalan kaki, berlari, hingga bersepeda untuk mencapai kantor masing-masing.
Baca Juga:Gubernur Dedi Mulyadi Hapus Syarat KTP Pemilik Pertama demi Genjot PajakTiga Karung Uang Koin dari Petambak Ditolak Bupati Indramayu, Ini Alasannya
Salah satu aksi yang menarik perhatian adalah dedikasi Ridwan Djayasukarta, pegawai Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Cirebon. Pria yang akrab disapa Paman Ridwan ini memilih menempuh jarak sekitar 7 kilometer dengan berlari dari kediamannya di kawasan Pembangunan menuju kantor di Jalan Pengampon.
“Aktivitas ini memerlukan manajemen logistik yang matang. Saya sudah menyiapkan seragam dan perlengkapan mandi di kantor sejak hari Rabu. Jadi, setibanya di kantor setelah berlari, saya tinggal membersihkan diri dan langsung siap melayani masyarakat dalam kondisi bugar,” ujar Ridwan saat ditemui di sela aktivitasnya.
Menurut Ridwan, kebijakan ini menjadi momentum bagi para pegawai yang selama ini terpaku pada rutinitas duduk di depan meja untuk mulai aktif bergerak. Ia optimis langkah ini akan berdampak pada meningkatnya produktivitas kerja melalui tubuh yang lebih sehat.
Dukungan Legislatif dan Penguatan UMKM
Senada dengan Ridwan, dukungan juga datang dari gedung parlemen. Anggota DPRD Kota Cirebon, Agung Supirno, turut berpartisipasi dengan berlari sejauh 6,5 kilometer dari kawasan Punyuken, Harjamukti, menuju Kantor DPRD di Jalan Siliwangi. Bagi Agung, kebijakan ini adalah simbol keberpihakan pemerintah terhadap isu lingkungan global.
