PGRI Ciledug Resmi Hentikan Program Penggalangan Dana, Perkuat Prinsip Kemandirian Organisasi

PGRI Ciledug Resmi Hentikan Program Penggalangan Dana, Perkuat Prinsip Kemandirian Organisasi
0 Komentar

CIREBON – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Ciledug, Kabupaten Cirebon, menyampaikan klarifikasi sekaligus pernyataan resmi terkait penghentian program penggalangan dana yang sebelumnya direncanakan sebagai bagian dari upaya percepatan penyelesaian pembangunan Gedung Guru.

Keputusan penghentian ini diambil sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjaga keharmonisan hubungan antara pihak sekolah, guru, dan masyarakat, khususnya para wali murid. PGRI memandang bahwa setiap program yang dijalankan tidak hanya perlu memiliki tujuan yang baik, tetapi juga harus mempertimbangkan kenyamanan dan penerimaan dari seluruh pihak.

Klarifikasi ProgramPGRI Cabang Ciledug menjelaskan bahwa program penggalangan dana tersebut pada awalnya dirancang sebagai ajakan partisipasi sukarela dari masyarakat untuk mendukung proses finishing pembangunan Gedung Guru yang saat ini telah mencapai tahap akhir.

Baca Juga:Komisi I DPRD Kab Cirebon Matangkan Skema Pilwu 2027, Antara E-Voting dan Cara LamaKetua DPRD Dorong Pemkab Cirebon Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Jalan

Program ini telah melalui mekanisme organisasi yang berlaku, termasuk pembahasan dalam rapat koordinasi bersama jajaran pengurus dan unsur terkait. Namun demikian, dalam perjalanannya, muncul berbagai tanggapan dari masyarakat yang menjadi bahan evaluasi bagi organisasi.

Sebagai respons atas dinamika tersebut, PGRI memutuskan untuk menghentikan seluruh bentuk penggalangan dana eksternal, khususnya yang melibatkan wali murid, secara menyeluruh.

Komitmen dan Prinsip OrganisasiPGRI menegaskan bahwa sebagai organisasi profesi, pihaknya menjunjung tinggi prinsip kemandirian, transparansi, dan profesionalisme.

Selama ini, pembangunan Gedung Guru di Ciledug merupakan hasil dari iuran dan kontribusi sukarela para anggota yang telah berjalan sejak tahun 1996. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 80 persen dengan swadaya anggota tidak menggunakan APBD maupun APBN.

Ke depan, penyelesaian pembangunan akan tetap dilanjutkan dengan mengandalkan partisipasi internal anggota, tanpa melibatkan pihak luar, guna menjaga kepercayaan dan kenyamanan semua pihak.

PGRI Cabang Ciledug berkomitmen untuk:Memperkuat komunikasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan, Mengedepankan transparansi dalam setiap program organisasi, Mengoptimalkan mekanisme dukungan internal anggota, Menjaga peran sebagai mitra pendidikan yang profesional dan beretika

“Kami menghargai setiap masukan yang berkembang di masyarakat. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari evaluasi dan komitmen kami untuk menjaga kepercayaan serta hubungan baik dengan semua pihak. Ke depan, kami akan lebih fokus pada penguatan internal organisasi,” ujar Surkim dalam wawancara khusus dengan redaksi JP, Rabu (8/4/2026).

0 Komentar