“Persaudaraan itu bertingkat. Dari sedarah, seiman, hingga kemanusiaan. Itulah esensi kemenangan yang sesungguhnya,” tambah Hayyi Imam.
Puncak Syawal yang Sarat Makna
Perbedaan waktu pelaksanaan menjadi ciri khas utama Bada Syawalan. Jika 1 Syawal dimaknai sebagai awal kemenangan, maka hari ketujuh menjadi simbol penyempurnaan setelah menjalani puasa sunah Syawal.
Tradisi ini bahkan berlangsung sepanjang bulan Syawal, memberikan ruang bagi para alumni dan masyarakat dari berbagai daerah untuk tetap bersilaturahmi.
Baca Juga:Resmi Berlaku Hari Ini! Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Akses MedsosRSUD Waled Naik Kelas: Siap Jadi Episentrum Layanan Jantung di Cirebon Timur Mulai Juni 2026
“Jika 1 Syawal adalah kemenangan awal, maka hari ketujuh adalah penyempurnaannya. Karena itu, kami membuka pintu sepanjang Syawal. Silaturahmi tidak boleh dibatasi waktu,” pungkasnya. (rif/adi)
