Geger, Dua Pemuda Brebes Ditemukan Tewas Membusuk di Atap Masjid Jami Miftahul Jannah

Membusuk di atap mesjid , Brebes
2 Pemuda ditemukan membusuk di lantai 3 mesjid Jami Miftahul Jannah Desa Pengaradan, Tanjung - Brebes, Rabu (25/3/2026).
0 Komentar

BREBES – Warga Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, digemparkan dengan penemuan dua jasad pria yang sudah membusuk di atas atap Masjid Jami Miftahul Jannah, Rabu (25/3/2026) malam. Kedua korban yang diketahui berinisial IW (28) dan BM (33) tersebut sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak Jumat (20/3/2026) lalu.

​Penemuan tragis ini berawal dari kecurigaan jemaah dan warga sekitar yang mencium aroma tidak sedap yang sangat menyengat di area masjid menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri. Aroma busuk tersebut kian menguat hingga memicu rasa penasaran warga yang tengah mempersiapkan ibadah di masjid tersebut.

​Kesaksian Warga dan Temuan Belatung

Kepala Dusun Pangaradan, Eko Setianto, mengungkapkan bahwa titik terang penemuan mayat ini bermula ketika warga melihat hal janggal di area tempat wudu perempuan. Warga dikejutkan dengan adanya belatung yang berjatuhan dari plafon bagian atas.

Baca Juga:Tekan Pemborosan di Tengah Tensi Global, Mendagri Instruksikan Pemda Pangkas Perjalanan DinasTruk Pengangkut Elpiji Meledak dan Terbakar Hebat di Jalur Palabuhanratu

​”Awalnya warga melihat ada belatung berjatuhan dari atas plafon di tempat wudu putri. Saksi mata kemudian langsung menemui marbot masjid yang berada di mesnya untuk melaporkan kejadian tersebut dan meminta pengecekan ke bagian atap,” ujar Eko saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

​Meski sempat ragu, marbot masjid akhirnya memberanikan diri untuk naik dan memeriksa sumber bau tersebut. Betapa terkejutnya sang marbot saat mendapati dua sosok pria sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan mulai membusuk di atas bangunan masjid. Temuan tersebut langsung dilaporkan ke warga lainnya hingga suasana desa mendadak mencekam.

​Diduga Tersengat Aliran Listrik

Kecurigaan warga mengenai identitas korban sebenarnya sudah muncul sejak beberapa hari sebelumnya. Pihak keluarga melaporkan bahwa kedua pemuda tersebut terakhir kali terlihat pada malam sebelum Lebaran atau malam takbiran, namun tak kunjung kembali ke rumah hingga berhari-hari kemudian.

​Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, kedua korban diduga kuat tewas akibat tersengat aliran listrik bertegangan tinggi yang berada di sekitar area atap masjid. Namun, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan aktivitas apa yang dilakukan kedua pemuda tersebut hingga berada di atas atap pada malam hari.

0 Komentar