Pesan Haru dari Sang Direktur Utama
Di tempat yang sama, Sofyan Satari tidak dapat menyembunyikan rasa harunya saat menyampaikan kata pamit. Baginya, memimpin Perumda Air Minum Tirta Giri Nata adalah sebuah perjalanan pengabdian yang penuh makna. Ia mengakui bahwa selama masa kepemimpinannya masih terdapat beberapa target yang perlu disempurnakan oleh penerusnya.
“Kami bangga telah menjadi bagian dari keluarga besar Pemerintah Kota Cirebon. Kami sadar masih banyak kekurangan, oleh sebab itu kami mohon maaf. Harapannya, hal-hal baik yang sudah ada terus dipertahankan, yang kurang diperbaiki, dan yang tidak efektif lebih baik ditinggalkan untuk mencari jalan baru yang lebih progresif,” ungkap Sofyan.
Ia juga berpesan kepada seluruh jajaran pegawai agar tetap konsisten menjalankan Rencana Bisnis Perusahaan serta Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yang telah ditetapkan. Kedisiplinan dalam menjalankan rencana kerja, menurut Sofyan, adalah kunci utama agar eksistensi perusahaan tetap kokoh di masa depan.
Baca Juga:Libur Lebaran Usai, Pemkab Cirebon Tegaskan Tidak Ada WFA bagi ASN: Bolos Siap-Siap SanksiKDM Sampaikan Duka Cita Mendalam untuk Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Majalengka
Acara ditutup dengan sesi bersalam-salaman yang penuh suasana kekeluargaan. Halalbihalal ini menjadi simbol penguatan sinergi antara Pemerintah Kota Cirebon dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk memacu kembali semangat melayani masyarakat setelah libur panjang. (rif/dbs)
