KARAWANG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM), mengungkapkan rasa duka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan tunggal yang menimpa rombongan warga Rengasdengklok, Karawang, di wilayah Majalengka.
“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah,” ujar KDM dalam pernyataannya.
Dedi Mulyadi juga menyampaikan imbauan tegas kepada masyarakat, terutama para pengemudi, agar tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan apabila kondisi tubuh sudah merasa sangat lelah. Ia mengingatkan pemudik untuk memanfaatkan posko-posko yang telah disediakan guna beristirahat sejenak.
Baca Juga:Volume Kendaraan Melandai, Korlantas Polri Resmi Hentikan Rekayasa One Way Lokal di Tol Trans JawaJay Idzes Masih Absen dari Latihan Timnas Indonesia, Akankah Tersedia di FIFA Series 2026?
Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi setiap pengguna jalan, khususnya di masa puncak arus balik dengan tingkat kepadatan tinggi yang turut meningkatkan risiko kecelakaan secara signifikan.
Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan enam orang meninggal dunia, sementara 15 korban lainnya mengalami luka-luka. Para korban luka langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat, kepolisian, serta instansi terkait guna penanganan korban dan proses evakuasi.
“Kami terus berupaya maksimal, termasuk mengurus klaim asuransi dari Jasa Raharja. Namun ada kendala karena kendaraan yang mengalami kecelakaan berpelat hitam, sehingga proses klaim masih terkendala,” tuturnya.
Ia menambahkan, korban luka saat ini menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit di Karawang, dan diharapkan dapat segera pulih. Pemerintah daerah juga memastikan bantuan bagi keluarga korban meninggal dunia.
Selain itu, Aep mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat berkendara guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pemerintah kabupaten terkait masih terus melakukan koordinasi lanjutan dalam penanganan pascakecelakaan tersebut.
Baca Juga:Tidak Jadi PJJ, Mendikdasmen Tegaskan Kegiatan Belajar Berlangsung NormalResmi Pimpin RSUD Waled, Ini Profil dr. R. Deni Wirhana Surjono Wirananggapathi
Seperti diketahui, kecelakaan maut terjadi saat mobil Elf yang ditumpangi rombongan keluarga asal Karawang terguling saat melintas di Jalan Raya Panjalu-Cikijing, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/3) malam. Enam orang tewas dalam peristiwa tersebut. (red)
