SUBANG – Antusiasme warga Jawa Barat dalam menunaikan kewajiban pajak kendaraan bermotor (PKB) di tengah suasana libur Lebaran 2026 membuat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berdecak kagum. Kebijakan diskon pajak sebesar 10 persen yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terbukti ampuh memicu lonjakan setoran pajak hingga mencapai angka fantastis sebesar Rp1,3 miliar.
​Gubernur yang akrab disapa KDM ini memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Tanah Pasundan. Menurutnya, kesadaran warga untuk tetap membayar pajak di sela-sela momen silaturahmi Idulfitri adalah hal yang luar biasa dan menjadi bukti nyata dukungan terhadap pembangunan daerah.
​”Aduh, warga Jabar sangat istimewa sekali. Di saat Lebaran, masih pada bayar Pajak Kendaraan Bermotor menggunakan diskon 10 persen,” ujar Dedi Mulyadi saat memberikan keterangan pers di Subang, Senin (23/3/2026).
Baca Juga:One Way Mulai Berlaku Siang Ini, Arus Balik Meningkat, Kakorlantas Keluarkan Sejumlah ImbauanJadwal FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Bertanding 27 Maret, Bisa Duel Lawan Bulgaria
​Lonjakan pendapatan ini terasa kian signifikan saat dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. KDM mengungkapkan bahwa pada masa Lebaran tahun lalu, realisasi pendapatan pajak hanya menyentuh angka Rp400 juta. Namun, pada tahun 2026 ini, angka tersebut melesat tajam lebih dari tiga kali lipat hingga menembus Rp1,3 miliar.
​Keberhasilan ini, lanjut KDM, tidak lepas dari kemudahan akses layanan digital yang disediakan pemerintah. Masyarakat tidak perlu lagi mengantre di kantor Samsat, melainkan cukup melalui aplikasi Sambara di platform Sapa Warga maupun aplikasi Samsat Digital Nasional (Signal).
​”Ada yang membayar lewat aplikasi Sambara, ada juga yang lewat aplikasi Signal. Layanan berbasis digital ini memudahkan warga, mereka tidak perlu lagi mendatangi dan mengantre di kantor Samsat terdekat,” tuturnya.
​Di mata KDM, tingginya partisipasi publik ini merupakan representasi dari kerinduan masyarakat akan infrastruktur yang mumpuni. Ia menilai warga Jawa Barat sangat serius memperhatikan pembangunan, terutama akses jalan. Saat ini, Pemprov Jabar memang tengah menggenjot target ambisius untuk memuluskan 90 hingga 100 persen jalan di seluruh wilayah Jawa Barat.
​”Ini tandanya warga Jabar cinta banget sama jalan yang mulus,” puji KDM sembari berkelakar bahwa kondisi jalanan di Jawa Barat kini sudah mulai dibandingkan dengan kemulusan lintasan balap internasional. “Ada yang menyebut jalanan hari ini sudah seperti Sirkuit Mandalika. Kalau Mandalika mungkin terlalu bagus, tapi minimal sekarang sudah lumayan dan bisa dinikmati pengendara dengan baik.”
