​Meski diterjang gelombang kendaraan yang tergolong sangat tinggi tersebut, Dishub Kota Cirebon memastikan kondisi lalu lintas di wilayahnya masih dalam kendali penuh. Sepanjang masa Angkutan Lebaran 2026, arus lalu lintas secara umum dinilai tetap aman, lancar, dan terkendali tanpa adanya kemacetan yang bersifat stagnan.
​Andi menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan arus ini bukan merupakan hasil kerja tunggal, melainkan buah dari sinergi yang solid dan kolaborasi taktis antara berbagai pihak di lapangan. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian, TNI, serta instansi terkait lainnya yang turut berperan aktif dalam pengamanan dan pengaturan arus, memastikan kelancaran pergerakan jutaan nyawa di jalur Pantura.
​Kini, fokus Dishub Kota Cirebon sepenuhnya beralih untuk menghadapi puncak periode arus balik. Pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara intensif, terutama di sejumlah titik yang selama ini diidentifikasi sebagai rawan kepadatan. Hal ini dilakukan demi menjamin kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang hendak kembali beraktivitas.
Baca Juga:Polri Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Cetak Sejarah, Strategi Dua Tahap DisiapkanKPK Resmi Kabulkan Status Tahanan Rumah Yaqut Cholil Qoumas, Ini Alasannya
​”Kami juga tak henti-hentinya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan selama dalam perjalanan, mematuhi semua aturan dan rambu lalu lintas yang berlaku, serta yang paling utama adalah menjaga kondisi fisik dan memastikan kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan jauh,” pungkasnya. (rif/dbs)
