​”Setelah selesai masa angkutan Lebaran, nanti akan kita berikan kelonggaran bagi mereka untuk beristirahat atau berkumpul dengan keluarga,” jelas Edo. Meski demikian, ia menekankan bahwa pemberian kelonggaran tersebut akan dilakukan secara terukur agar tidak sampai menciptakan kekosongan kepemimpinan di instansi masing-masing.
​Kebijakan “Haram Mudik” bagi pejabat eselon ini diharapkan menjadi cerminan komitmen Pemerintah Kota Cirebon dalam menghadirkan negara di tengah masyarakat, bahkan di hari kemenangan sekalipun. (rif/dbs)
