H-4 Lebaran: 70 Ribu Kendaraan Mulai Padati Bandung, Puncak Arus Mudik Diprediksi Esok Hari

GT pasirkoja koja
Ilustrasi arus kendaraan pemudik memasuki daerah Bandung via tol
0 Komentar

BANDUNG – Gelombang pemudik dari arah Jabotabek yang menuju wilayah Bandung dan sekitarnya mulai menunjukkan peningkatan pada H-4 Lebaran, Selasa (17/3/2026). Data terbaru mencatat sebanyak 70.386 kendaraan telah memasuki wilayah hukum Jawa Barat melalui jalur tol, menandakan geliat arus mudik yang kian terasa.

Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, mengungkapkan bahwa meski angka tersebut mencapai puluhan ribu, secara teknis belum terjadi lonjakan volume kendaraan yang signifikan atau luar biasa menuju arah Bandung maupun Rancaekek.

“Tercatat total sebanyak 70.386 kendaraan melintas, atau naik sebesar 9,58% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 64.235 kendaraan,” ujar Widiyatmiko dalam keterangan resminya hari ini.

Baca Juga:BRIN dan BMKG Kompak Prediksi Lebaran 2026 Jatuh pada 21 MaretWali Kota Bandung Bekukan Perizinan Proyek BRT, Soroti Kualitas Pengerjaan

Distribusi Arus Melalui GT Cileunyi dan Pasteur

Arus kendaraan yang masuk ke wilayah Bandung Raya tersebut terbagi melalui dua pintu utama, yakni Gerbang Tol (GT) Cileunyi dan GT Pasteur. Berdasarkan data Jasa Marga, GT Cileunyi menjadi titik paling sibuk dengan mencatat 36.098 kendaraan yang melaju ke arah Rancaekek, Garut, dan sekitarnya. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 13,66% dari lalu lintas normal.

Sementara itu, untuk akses masuk ke jantung Kota Bandung melalui GT Pasteur, tercatat sebanyak 34.288 kendaraan telah melintas. Jumlah ini menunjukkan kenaikan tipis sebesar 5,59% dibandingkan hari-hari biasa. Sebaliknya, arus kendaraan yang meninggalkan Bandung menuju Jakarta juga terpantau merangkak naik sekitar 6,35% dengan total 60.332 kendaraan.

Puncak Mudik Diprediksi 18 Maret

Widiyatmiko menegaskan bahwa situasi landai ini diperkirakan akan segera berakhir. Jasa Marga memprediksi ledakan volume kendaraan akan terjadi pada puncak arus mudik yang jatuh pada hari esok.

“Jasa Marga memprediksi peningkatan volume lalu lintas masih akan terjadi pada puncak arus mudik yang diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Maret 2026,” terangnya.

Imbauan Keselamatan dan Transaksi

Menyikapi potensi kepadatan besok, pihak Jasa Marga mengimbau para pemudik untuk melakukan persiapan matang sebelum turun ke jalan. Hal ini meliputi pengecekan kondisi fisik pengemudi, kesiapan armada kendaraan, hingga memastikan kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik (e-toll).

“Kami juga mengimbau pengguna jalan untuk konsisten menggunakan satu kartu elektronik yang sama saat melakukan tapping di gerbang masuk maupun keluar, terutama pada sistem transaksi tertutup seperti ruas Tol Cipularang, Padaleunyi, dan JORR II agar perjalanan tetap nyaman dan lancar,” pungkas Widiyatmiko. (rif/dbs)

0 Komentar