CIREBON – Warga di kawasan Jalan Dukuh Semar, Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, digemparkan dengan penemuan mayat seorang perempuan muda di dalam sebuah kamar indekos, Senin (16/3/2026). Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam kamar mandi, memicu dugaan adanya tindak kekerasan yang berujung pada hilangnya nyawa.
​Korban diketahui berinisial TA (26), warga asal Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Jasadnya ditemukan di kamar mandi kamar nomor 6, sebuah kamar yang menurut keterangan saksi bukan merupakan tempat tinggal korban. Identitas korban yang bukan merupakan penghuni resmi indekos tersebut memperkuat kecurigaan pihak kepolisian terkait motif keberadaannya di lokasi kejadian.
​Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kamar kos nomor 6 tersebut sebenarnya disewa oleh sepasang laki-laki dan perempuan. Namun, saat jasad TA ditemukan, kedua penghuni tersebut sudah tidak berada di lokasi. Muncul dugaan kuat bahwa keduanya melarikan diri sesaat setelah peristiwa nahas itu terjadi.
Baca Juga:Kanopi Beton Pasar Soreang Ambruk Timpa 13 Kios, Satu Orang TewasMK Beri Tenggat 2 Tahun Bagi Pemerintah untuk Ganti UU Hak Keuangan Lembaga Tinggi
​Pihak kepolisian segera memasang garis polisi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari bukti petunjuk. Kerumunan warga yang penasaran tampak memadati area sekitar indekos saat tim identifikasi mengevakuasi jasad korban.
​Kasat Reskrim Cirebon Kota, AKP Adam Gana, mengonfirmasi temuan tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya tengah bekerja ekstra untuk mengungkap tabir di balik kematian perempuan muda ini.
​”Saat ini kami masih mendalami TKP, seorang perempuan korbannya,” ujar AKP Adam Gana singkat di lokasi kejadian.
​Saat disinggung mengenai indikasi pembunuhan berencana atau keterlibatan orang terdekat, AKP Adam Gana memilih untuk tetap berhati-hati dalam memberikan pernyataan sebelum hasil medis keluar secara resmi.
​”Kami masih belum mengarah ke sana, tapi ada dugaan dari ditemukan tanda-tanda pada jasad korban. Namun, kita masih tunggu hasil otopsi, baru kami bisa menyimpulkan,” pungkasnya kepada awak media.
​Hingga berita ini diturunkan, jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Jati untuk menjalani proses otopsi guna memastikan penyebab pasti kematian. Pihak Satreskrim Polres Cirebon Kota juga tengah melakukan pengejaran terhadap kedua penghuni kamar kos nomor 6 yang kini berstatus sebagai saksi kunci sekaligus orang yang paling dicari dalam kasus ini. Kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait pergerakan mencurigakan di sekitar lokasi pada waktu kejadian untuk segera melapor. (rif/dbs)
