Menuntaskan Sengketa Puluhan Tahun Secara Probono
Kehadiran Poskumham desa terbukti efektif menjadi solusi atas kebuntuan hukum yang gagal ditangani aparat konvensional. Salah satu pencapaian fenomenal yang tercatat adalah keberhasilan mediator Poskumham dalam merampungkan pelestarian warisan keluarga yang telah membeku selama 40 tahun.
​Seluruh layanan ini yang ditegaskan bersifat probono atau gratis bagi masyarakat kurang mampu. “Ada pembelanjaan keluarga selama 40 tahun yang ternyata bisa selesai dimediasi lewat Poskumham secara kekeluargaan. Semuanya gratis,” tegas Supratman. Pendekatan non-litigasi ini diharapkan mampu menjaga stabilitas sosial dan mengurangi beban perkara di tingkat peradilan nasional.
​Transparansi Melalui Dashboard Digital
Sebagai bentuk akuntabilitas, Kementerian Hukum menyediakan dashboard digital yang dapat diakses publik secara real-time. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat menggabungkan jumlah kasus di tiap desa, status penyelesaiannya, hingga profil paralegal yang bertugas.
Baca Juga:Bos Judi Online Oei Hengky Wiryo Divonis 2 Tahun, Aset Setengah Triliun DirampasAntisipasi Mudik Dini, 1.200 Personel Gabungan Siaga Total di Jalur Cirebon
​Integrasi antara kehadiran fisik di desa dan transparansi digital ini diharapkan menjadi tonggak sejarah baru pada 8 April mendatang, menandai era di mana keadilan bukan lagi menjadi barang mewah bagi warga negara, melainkan hak yang nyata dan mudah dijangkau oleh siapa saja. (rif)
