CIREBON – Aksi unik sekaligus menyentil pemerintah dilakukan warga Dompyong, Kabupaten Cirebon. Kesal karena jalan tak kunjung diperbaiki, sejumlah pemuda menanam pohon pisang di tengah jalan penghubung Desa Dompyong Wetan, Kecamatan Gebang, dengan Desa Karangwangun, Kecamatan Babakan, Jumat (13/3/2026) dini hari saat waktu sahur.
Penanaman pohon pisang tersebut dilakukan tepat di titik-titik lubang jalan yang paling parah. Aksi simbolik itu membuat akses kendaraan roda empat terhambat, bahkan nyaris tidak bisa melintas. Pengendara sepeda motor pun harus bergantian melewati jalur yang tersisa.
Warga menyebut aksi ini sebagai bentuk protes atas lambannya penanganan kerusakan jalan yang sudah berlangsung cukup lama.
Baca Juga:Gempa Sukabumi M5,4 Guncang Kuat hingga Bandung dan PangandaranPanggung Global Memanas, Menkeu Purbaya Buka Suara: Fundamental Ekonomi Indonesia Masih Perkasa!
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ruas jalan sepanjang sekitar 700 meter tersebut sebenarnya sempat masuk agenda perbaikan pada akhir tahun lalu. Namun, pengerjaan yang terealisasi hanya sekitar 218 meter.
Ironisnya, sebagian jalan yang sempat diperbaiki kini kembali rusak akibat curah hujan tinggi dan buruknya sistem drainase, sehingga menimbulkan kubangan lumpur yang membahayakan pengendara.
Menanggapi kondisi tersebut, anggota DPRD Kabupaten Cirebon dari Dapil 5, Aan Setiawan, langsung berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cirebon untuk mendorong percepatan penanganan.
“Kami sudah berkomunikasi langsung dengan Kepala Dinas PUTR. Kondisi ini harus segera ditangani karena menghambat aktivitas masyarakat,” ujar Aan.
Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Cirebon, Sunanto, memastikan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.
Ia menyampaikan bahwa tim teknis akan segera turun ke lokasi untuk melakukan evaluasi kerusakan sekaligus menyiapkan langkah perbaikan.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat. Dalam waktu dekat tim akan turun untuk melakukan penanganan agar jalan tersebut bisa segera diperbaiki,” ujar Sunanto.
Baca Juga:PSSI Masukkan Satu Nama Baru dalam Daftar Pemain Naturalisasi Timnas IndonesiaPemprov Jabar Kucurkan Insentif Aparatur Desa, 5.311 Desa Wajib Tingkatkan Pelayanan
Hingga berita ini diturunkan, pohon-pohon pisang yang ditanam warga masih berdiri di tengah jalan sebagai simbol protes sekaligus pengingat bagi pemerintah daerah agar segera merealisasikan perbaikan infrastruktur yang layak bagi masyarakat. (rif/noe)
